Bagikan 👇

Timesnusantara.com – Samarinda.

Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan aspek terpenting yang perlu diperhatikan seluruh pihak, terutama dalam menyambut kehadiran Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

Melihat hal itu, bentuk keseriusan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) terbukti dengan lahirkan sebuah Peraturan Daerah (Perda) Nomor 8 tahun 2022.

Perda itu diketahui berkaitan dengan kepemudaan, yang berorientasi untuk menyadarkan, memberdayakan, dan mengembangkan potensi kepemimpinan, kewirausahaan, hingga kepeloporan pemuda dalam segala aspek kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Lantas Kepala Dispora Kaltim Agus Tianur menilai bahwa Gubernur bersama Wakil Gubernur Kaltim telah sangat tegas menegakkan visinya, yang diwujudkan dengan memerhatikan secara seksama generasi muda.

“Berdaulat dalam pembangunan SDM yang berakhlak mulia dan berdaya saing, terutama perempuan, pemuda dan penyandang disabilitas,” ucap Agus Tianur, baru-baru ini.

Para pemuda, juga didorongnya untuk terus kolaborasi menopang keberlangsungan Benua Etam. Terlebih saat ini zaman terus alami perkembangan.

“Pemuda harus bisa dan mau untuk beradaptasi, bila tidak maka akan tertinggal. Penyadaran pemuda itu adalah kegiatan yang diarahkan untuk menyikapi perkembangan dan perubahan lingkungan,” ujarnya.

“Sementara pemberdayaan pemuda adalah kegiatan membangkitkan potensi dan peran aktif pemuda dan terakhir pengembangan kepemudaan pada hakekatnya adalah upaya untuk mewujudkan pemuda yang berdaya saing,” sambungnya.

Ia menambahkan, apabila diperhatikan secara seksama, beberapa lulusan sarjana di NKRI saat ini sebagian besar kurang berkompeten dalam menerapkan disiplin ilmu yang telah dipelajari.

“Hingga akhirnya tidak dapat mengimplementasikan ilmu yang dimiliki dengan kebutuhan dunia industri saat ini. Oleh karenanya, pemuda kita harus keluar dari permasalahan ini dan mau terus mengembangkan dirinya, berkreasi, berinovasi. Sehingga mampu menaklukkan setiap tantangan yang dihadapinya,” pungkas Agus Tianur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *