Bagikan 👇

Timesnusantara.com – Samarinda.

Bulan suci Ramadan diperkirakan mulai 22-23 Maret mendatang atau sekitar beberapa hari lagi. Biasanya, harga kebutuhan bahan pokok meningkat akibat permintaan juga meningkat, apalagi kalau pasokan dan stok tidak mampu mengimbangi peningkatan permintaan akan terjadi kenaikan harga.

Anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda Laila Fatihah beri tanggapan mengenai hal tersebut, ia meminta pemerintah kota (Pemkot) Samarinda mengantisipasi kenaikan harga kebutuhan pokok yang biasanya terjadi menjelang tibanya bulan suci Ramadan.

“Kenaikan harga sembako menjelang dan selama bulan Ramadan itu sering terjadi. Maka kami meminta pemerintah kota dapat mengantisipasi dan mencegah serta memastikan kelancaran pasokan dan ketersediaan barang sehingga harga tidak sampai melonjak naik,” ungkapnya saat ditemui awak media.

Dirinya berharap ada upaya serius dari pemerintah kota dalam melakukan intervensi pasar, dengan cara memantau dan melakukan upaya untuk menjaga kestabilan pasokan dan stok kebutuhan pokok agar bisa selalu memenuhi permintaan sehingga harga tidak sampai terjadi lonjakan harga.

Selain melakukan pemantau pasokan dan stok, Dinas Perdagangan dan Perindustrian juga diharapkan dapat bersinergi bersama Perusahaan Daerah (Perusda) agar dapat memastikan distribusi pangan maupun yang lain tetap terjaga.

“Kan kita ini sudah kelihatan tiap tahun apa saja yang menjadi kelangkaan, itu-itu saja putarannya kan sudah bisa kebaca sebenarnya, tinggal itu obati yang harus disiapkan menjelang ramadhan untuk membackup jika terjadi kelangkaan,” ucapnya.

Menurutnya pemantauan secara rutin akan memudahkan pemkota untuk mengetahui kalau ada indikasi harga komoditas tertentu mulai naik.

“Mereka mendapatkan informasi mudah loh, dengan komunikasi bersama ketahanan pangan dan varia niaga ini menurut mereka apa nih dipasar yang lagi langka, kan tinggal kontek-kontekan gitu lebih gampang sebenarnya,” ucapnya.

Maka dari itu Laila menilai agar bisa segera dilakukan koordinasi dengan distributor agar pasokan dan stok ditambah sehingga harga tidak sampai melonjak naik.

Karena besar harapan masyarakat agar pemerintah bisa mencegah lonjakan harga pada momen tahunan ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *