Bagikan 👇

Timesnusantara.com – Kalimantan Timur.

Beasiswa Kaltim Tuntas (BKT) diberikan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur untuk mahasiswa baru asal Kalimantan Timur (Kaltim). Program ini sebelumnya bernama Beasiswa Kaltim Cemerlang (BKC) pada tahun 2012-2016.

Seleksi beasiswa ini memprioritaskan mahasiswa berasal dari pedalaman, terpencil, terluar, dan terisolir (3T) dan nilai seleksi perguruan tinggi. Penerima beasiswa ini akan mendapat bantuan UKT selama 4 tahun perkuliahan.

Pendaftaran Beasiswa Kaltim Tuntas (BKT) yang dilakukan melalui website dengan alamat: beasiswa.kaltimprov.go.id dinilai kurang efektif dalam memprioritaskan para mahasiswa ataupun pelajar yang berasal dari pedalaman.

Diungkapkan oleh Anggota DPRD Provinsi Kaltim Rusman Ya’qub, pendaftaran beasiswa dengan sistem online dinilai tidak efektif, menurutnya masyarakat tidak semua bisa mengakses internet jika berada disuatu wilayah pedalaman.

“Apalagi masyarakat yang tidak mampu yang berangkali juga dipelosok-pelosok, jadi perlu juga ada ruang dan memberi ruang agar masyarakat bisa mendapatkan beasiswa tidak melalui jalur online,” ungkapnya saat ditemui awak media.

Menurut Rusman, langkah Pemprov Kaltim dalam menangani masalah beasiswa sudah tepat, akan tetapi perlunya penerapan yang sesuai dengan melihat kondisi masyarakat serta latar belakang masyarakat yang berada diluar jangkauan internet.

Oleh karena itu Rusman memberi saran, salah satunya dengan memberi informasi melalui sekolah-sekolah atau perguruan tinggi yang berada diwilayah pedalaman terkait Beasiswa yang akan diberikan kepada calon penerima.

“Maka dari itu pengelolaan beasiswa itu bisa secaea langsung, dari pengelola kepenerima atau bisa juga melalui perantara,” ucapnya.

Selain itu, pihak sekolah ataupun perguruan tinggi juga bisa mengusulkan kepada dinas terkait untuk memberi beasiswa kepada calon penerima dari pihak mereka.

Oleh karena itu, Rusman berharap saran tersebut bisa diterapkan, karena ia menilai langkah tersebut sudah benar jika ingin memberi keadilan kepada penerima beasiswa agar tepat sasaran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *