Bagikan 👇

Timesnusantara.com – Kalimantan Timur. Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Sani Bin Husein menyoroti tiga hal penting terkait dunia pendidikan.

Dikatakan Sani, Pertama imtaq (iman dan taqwa), yang kedua iptek (ilmu pengetahuan dan teknologi), dan yang ketiga itu sosbud (sosial dan budaya).

“Jika Iptek dan sosbud disatukan akan menjadi keterampilan, jika iptek dan imtaq disatukan akan menjadi pengetahuan, lalu jika imtaq dan sosbud disatukan akan menjadi sikap. Ketika dalam sikap, keterampilan dan pengetahuan disatukan, itu yang akan menjadi karakter,” jelas Sani.

Menurut Sani, pendidikan saat ini harus memiliki karakrer, sebab hal tersebutlah yang saat ini hilang dari dunia pendidikan sekarang.

“Pendidikan itu harus pendidikan berkarakter, untuk apapintar tapi lewat depan orangtua tidak permisi, sama orangtuanya melawan untuk apa,” tegas Sani.

Selain itu, Sani juga menyoroti perihal kurikulum yang sering berganti. Ia menganggap kurikulum pendidikan sebelumnya itu belum saatnya untuk diganti dan sudah ada kurikulum baru lagi, dan hal tersebut yang menjadi permasalahan saat ini.

“Kurikulum sekarang masih masa percobaan, yakni kurikulum merdeka. Sehingga guru – guru yang saat ini malah lebih sibuk mengurus administratif. Buat laporan – laporan yang membuat para guru saat ini kebingungan,” tuntasnya.(Fd/ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *