Bagikan 👇

Timesnusantara.com, KUKAR. Sekretaris Daerah Kutai Kartanegara (Kukar), Sunggono, membuka ujian Computer Base Test (CBT) untuk Seleksi Penerimaan Taruna Baru (SPTB) Program Studi Diploma IV Pertanahan dan Diploma I Pengukuran dan Pemetaan Kadastral STPN Yogyakarta Tahun Akademik 2024/2025.

Kegiatan ini berlangsung di ruang CAT Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kukar pada Kamis (20/6/2024).

Penerimaan ini merupakan implementasi dari program beasiswa tematik Kukar Idaman, yang bertujuan untuk memfasilitasi pemuda asal Kukar dalam bidang pendidikan pertanahan dan pemetaan kadastral.

Sekda Kukar, Sunggono, menegaskan bahwa kerjasama ini adalah bentuk nyata dari komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan di bidang pertanahan dan pemetaan kadastral.

“Kami sangat menyadari pentingnya sektor ini dalam pembangunan dan pengelolaan sumber daya alam serta tata ruang wilayah. Untuk itu, kami mendukung pelaksanaan ujian ini yang diharapkan mampu menjaring calon-calon taruna terbaik yang akan menjadi ujung tombak pembangunan di Kukar,” ujarnya.

Sunggono juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada STPN Yogyakarta atas inisiatif dan kerjasama yang telah terjalin dengan Pemkab Kutai Kartanegara.

“Kerjasama ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang pertanahan dan pemetaan kadastral, khususnya di Kukar,” tambahnya.

Tujuan kerjasama ini adalah mencetak sumber daya manusia yang kompeten di bidang pertanahan dan pemetaan kadastral, yang diharapkan dapat berkontribusi langsung dalam pembangunan dan pengelolaan pertanahan di Kabupaten Kutai Kartanegara.

“Ujian CBT melalui jalur kerjasama ini diharapkan akan menjaring calon-calon taruna yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik yang baik, tetapi juga memiliki komitmen untuk mengabdikan diri di bidang pertanahan dan pemetaan kadastral,” kata Sunggono.

Sementara Sekretaris Dinas Pertanahan dan Penataan Ruang (DPPR) Kukar, Surya Agus, mengatakan bahwa pelaksanaan ujian dengan metode CBT ini merupakan upaya menjunjung tinggi prinsip objektivitas dalam proses seleksi.

“Beasiswa angkatan ke-2 kerjasama Pemkab Kukar dengan STPN Yogyakarta ini diikuti oleh 40 peserta dari 43 yang mendaftar. Dari 40 peserta ini, 10 orang akan mengisi program D1 dan 10 orang lainnya untuk program D4, dengan total 20 kuota yang disiapkan,” jelasnya.

Beasiswa Kukar Idaman menanggung semua biaya perkuliahan selama 1 tahun untuk D1 dan 4 tahun untuk D4, termasuk biaya SPP, makan minum, dan asrama, yang semuanya ditanggung oleh Pemkab Kukar. Pada angkatan pertama, prioritas diberikan kepada THL Dinas, namun kuota umum juga ada.

“Kuota tahun 2023 disiapkan untuk 40 orang, namun yang lolos hanya 34 orang. Untuk tahun ini, kami berharap 20 orang yang lolos dapat memenuhi standar,” ujar Surya Agus.

“Saya berharap peserta ujian telah mempersiapkan diri dengan baik dan mengikuti ujian ini dengan sungguh-sungguh, sehingga dapat menunjukkan kemampuan terbaik yang kalian miliki. Manfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin, dan tunjukkan dedikasi serta komitmen kalian untuk mengabdi di bidang pertanahan dan pemetaan kadastral,” pungkasnya. (Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *