Bagikan 👇

Timesnusantara.com, KUKAR. Menjadi salah satu penghasil kelapa sawit di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kecamatan Kembang Janggut terus bantu pengembangan perkebunan. Mengingat sawit sangat menjanjikan untuk dikembangkan.

Plt Camat Kembang Janggut Suhartono mengatakan bahwa Kembang Janggut memiliki potensi sektor perkebunan yang lumayan luas. Sekitar 80 persen penduduk setempat memiliki lahan perkebunan kelapa sawit. Peluang usaha ini juga tidak hanya dari sektor perkebunan sawit, namun ada pula masyarakat yang memanfaatkan potensi sungai, terutama bagi para nelayan tangkap atau pembudidaya ikan.

“Peluang usaha sawit ini menjanjikan bagi masyarakat, karena 80 persen masyarakat kita memilih perkebunan kelapa sawit,” ujar Suhartono, Kamis (20/6/24).

Menurutnya, sektor perkebunan kelapa sawit dinilai sangat menjanjikan bagi kesejahteraan masyarakat. Pekebun kelapa sawit menjual hasilnya kepada tengkulak setempat dengan harga sekitar dua ribu hingga tiga ribu rupiah per kilogram.

Bentuk dukungan dari pemerintah Kecamatan Kembang Janggut terhadap sektor kelapa sawit adalah mengkoordinasikan dengan OPD terkait terhadap usulan atau keperluan pekebun kelapa sawit. Sejauh ini, telah ada bantuan yang diberikan oleh pemerintah daerah kepada pekebun kelapa sawit.

Bantuan tersebut berupa bibit kelapa sawit, peningkatan jalan, maupun sarana dan prasarana lainnya. Bantuan itu merupakan komitmen pemerintah daerah agar masyarakat, khususnya pekebun kelapa sawit, bisa memiliki hasil yang maksimal.

“Bantuan dari pemerintah daerah sering kita salurkan untuk mereka, dalam mendukung sektor perkebunannya khususnya kelapa sawit,” ucapnya.

Dan pekebun kelapa sawit merasa sangat terbantu dalam melakukan penanaman dan mencapai hasil yang maksimal. Mereka menilai pemerintah daerah sangat serius dalam mendukung sektor perkebunan sawit.

“Saya berharap, sektor perkebunan di Kembang Janggut ini dapat memberikan manfaat kepada masyarakat, khususnya terhadap peningkatan perekonomian masyarakat. Sektor perkebunan juga dapat menyerap angka pengangguran dengan membuka lapangan pekerjaan, ini sangat memberikan manfaat,” tutupnya. (Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *