Bagikan 👇

Timesnusantara.com – Kalimantan Timur. Pengarusutamaan Gender (PUG) di Kaltim sudah diterapkan. Kesetaraan gender bisa terlihat dari kedudukan perempuan yang duduk di kursi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kaltim.

Hj Syarifatul sya’diah, selaku anggota Ketua DPRD Provinsi Kaltim menanggapi positif penerapan kesetaraan gender di Kalimantan Timur. Menurutnya, kesetaraan diberbagai lini sudah ada. Dalam hal pekerjaan, sudah tidak membedakan gender dalam berbagai bidang. Semisal dalam menduduki komposisi pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkup Pemerintah Kota maupun karir yang lain. Sehingga sudah bisa dinilai bagus.

“Ya pastinya kami perempuan ini bangga lah keterwakilan perempuan ini ada di DPRD provinsi. Walaupun kita bilang belum maksimal, paling paling enggak sesuai aturan minimal kita 30% ya.” Ungkapnya. Saat ditemui seusai Rapat Paripurna Ke-6, Senin (28/10/2024).

Selain itu, Syarifatul menambahkan selain anggota DPRD dan jabatan lainnya yang tidak hanya dijabat kaum Laki Laki, juga bisa terlihat dari anggota unsur pimpinan yang dalam hal ini bisa dikatakan sudah cukup mewakili para perempuan.

“Tapi ya dengan keberadaan ini, apalagi kita di anggota juga berapa ya jumlahnya terus di unsur pimpinan ada ini menunjukkan bahwa ya keterwakilan perempuan ini di sini memang ada di unsur pimpinan juga dan bahwa kita ini ya selama ini tidak dianggap sebagai pelengkap saja dalam saat caleg kita. Bahwa perempuan juga ya kalau memang kita mau berupaya meningkatkan skill kita, menjadi grade skill ya kita punya potensi,” ungkapnya.

Dia juga menggarisbawahi bahwa dalam situasi apa pun, perempuan memiliki potensi untuk berkembang lebih baik dan maju bersama dengan laki-laki.

Menurutnya, kemajuan dalam bidang kesetaraan gender telah membuka banyak peluang bagi perempuan untuk berkembang dan berkontribusi secara setara dengan laki-laki.

“Ya artinya sesuai amanah undang undang bahwa laki laki dan perempuan itu sama di mata hukum. Ya dalam hal kerjaan memang harus kita implementasikan. Sehingga kami ingin semua kaum perempuan bahwa kesempatan itu terbuka luas, partai pun membuka luas, termasuk dalam hal Pemilu juga membuka seluas luasnya khusus kami kayak di Kabupaten berau, calon bupati juga kaum perempuan itu jangan hanya menjadi penyemangat.” Tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *