Bagikan 👇

Timesnusantara.com – Kalimantan Timur. Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Timur (Dispora Kaltim) melalui Kepala Bidang Pengembangan Pemuda, Rasman, mengungkapkan bahwa pihaknya menerima sejumlah kritikan terkait penyelenggaraan berbagai event kepemudaan di wilayah tersebut.

Beberapa kritik yang diterima menyebutkan bahwa para pemuda merasa “hanya diperalat” dalam kegiatan-kegiatan tersebut. Rasman menyatakan bahwa dirinya sedikit bingung dengan kritik tersebut, namun ia menanggapinya dengan lapang dada.

“Ada yang mengatakan ‘paling kita diperalat saja’, bingung juga saya apanya yang diperalat. Ada yang kritis itu, tapi nggak papa,” ujar Rasman.

Rasman menganggap kritikan-kritikan yang masuk sebagai masukan yang berharga bagi Dispora Kaltim. Ia melihatnya sebagai kesempatan untuk memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat, sekaligus sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kinerja di masa depan.

“Semakin banyak kritis yang membangun, bagi saya secara pribadi, itu motivasi. Seorang pejuang itu harus rela dicaci. Memang rela untuk dihina. Saya adalah pejuang kehidupan kebijakan pemuda,” kata Rasman.

Meskipun menerima kritik, Rasman menegaskan bahwa Dispora Kaltim tetap berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik, khususnya bagi pemuda di Bumi Etam. Ia juga menegaskan bahwa pemerintah berusaha untuk menyalurkan dan memfasilitasi pemuda sesuai dengan kebutuhan mereka, bukan berdasarkan keinginan semata.

“Yang penting saya sudah punya usaha sebagai pemerintah untuk menyalurkan dan memfasilitasi pemuda sesuai dengan kebutuhan. Bukan sesuai keinginan,” tutup Rasman.

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *