Bagikan 👇

Timesnusantara.com – Kalimantan Timur. Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) semakin serius dalam memperkenalkan olahraga pickleball ke masyarakat, termasuk di kalangan pelajar. Melalui upaya sosialisasi yang dilakukan di 10 kabupaten/kota, Dispora Kaltim berharap olahraga ini bisa diterima luas dan menjadi bagian dari olahraga mainstream di daerah tersebut.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dispora Kaltim, Sri Wartini, menyampaikan bahwa pentingnya pengenalan olahraga pickleball dilakukan secara menyeluruh di seluruh wilayah Kaltim. Dia menegaskan bahwa olahraga ini harus segera disosialisasikan, khususnya di sekolah-sekolah, agar anak-anak muda di berbagai kabupaten/kota bisa mengenal dan mencoba olahraga ini.

“Pickleball harus diperkenalkan lebih luas di seluruh wilayah Kaltim, termasuk di kalangan pelajar. Kami akan mengadakan sosialisasi di 10 kabupaten/kota agar lebih banyak yang mengenal olahraga ini,” ujar Sri Wartini.

Salah satu keunggulan utama dari pickleball, menurut Sri Wartini, adalah fleksibilitasnya. Olahraga ini tidak memerlukan lapangan yang luas, sehingga cocok untuk berbagai lokasi dan dapat dengan mudah diadopsi oleh berbagai kelompok masyarakat, baik itu di sekolah maupun komunitas.

“Pickleball ini sangat fleksibel. Tidak perlu lapangan besar, yang penting ada ruang yang cukup. Itu yang membuat olahraga ini begitu cocok untuk masyarakat Kaltim,” tambahnya.

Sri Wartini juga menyampaikan apresiasi terhadap tingginya partisipasi dalam kegiatan pickleball tahun ini, yang diikuti oleh sekitar 700 peserta. Menurutnya, angka partisipasi ini menunjukkan minat yang besar dari masyarakat, meskipun olahraga ini baru pertama kali digelar di Kaltim.

“Tahun ini saja, sudah ada 700 peserta yang ikut. Ini adalah pencapaian yang luar biasa dan harus kita hargai sebagai langkah awal yang sangat positif untuk olahraga ini di Kaltim,” ujarnya.

Ke depan, Dispora Kaltim tidak hanya ingin menjadikan pickleball sebagai olahraga eksperimental, tetapi juga berambisi agar olahraga ini dapat dipertandingkan di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028. Dengan persiapan yang matang, olahraga ini diharapkan bisa mendapatkan tempat yang lebih besar di kancah olahraga nasional.

“Kami berharap pickleball tidak hanya menjadi olahraga eksibisi, tetapi bisa masuk dalam PON 2028. Ini adalah bagian dari upaya kami untuk terus mengembangkan olahraga-olahraga inovatif di Kaltim,” tutup Sri Wartini.

Melalui berbagai sosialisasi dan pengembangan olahraga ini, Dispora Kaltim yakin bahwa pickleball akan semakin berkembang dan bisa menjadi salah satu cabang olahraga unggulan di masa depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *