Bagikan 👇

Timesnusantara.com – Kalimantan Timur. Koordinator Perencanaan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur, Ahmad Juanda, menegaskan bahwa penetapan target yang realistis sangat penting untuk memastikan program pembinaan pemuda dapat terlaksana dengan efektif. Dengan jumlah pemuda di Kaltim yang hampir mencapai 900.000 orang, Juanda mengungkapkan bahwa Dispora harus cermat dalam menyesuaikan target dengan anggaran dan sumber daya yang ada.

“Dalam merencanakan setiap program, kami tidak hanya melihat jumlah peserta, tetapi lebih kepada apakah target tersebut bisa dicapai dengan sumber daya yang kami miliki. Kami sadar bahwa tidak semua pemuda bisa dilatih sekaligus, jadi penting untuk menetapkan target yang realistis,” ujar Juanda.

Juanda juga menambahkan bahwa pembinaan pemuda di Kaltim melibatkan banyak aspek yang memerlukan sinergi antar berbagai instansi. Dispora, sebagai lembaga yang bertanggung jawab atas pengembangan kapasitas pemuda, berfokus pada bidang kewirausahaan, kecakapan hidup, dan organisasi. Namun, untuk mencapai hasil yang optimal, Juanda menekankan bahwa kerjasama dengan pihak lain sangat diperlukan.

“Meski Dispora memiliki peran utama, kami bekerja sama dengan berbagai instansi lainnya untuk memastikan pembinaan pemuda berjalan secara komprehensif. Kami ingin memastikan bahwa pengembangan pemuda melibatkan semua pihak terkait,” jelasnya.

Menurut Juanda, selain menetapkan target yang jelas, Dispora Kaltim juga fokus pada strategi yang harus dijalankan untuk mencapai target tersebut. Ia menambahkan bahwa setiap langkah dalam program pembinaan pemuda harus direncanakan secara matang, dengan mempertimbangkan kendala yang mungkin terjadi.

“Target bukan hanya angka semata, tetapi juga harus didukung oleh langkah-langkah konkret untuk mencapainya. Jika ada tantangan dalam implementasi program, kami akan menyesuaikan langkah dan target untuk memastikan pencapaian yang optimal,” tambahnya.

Dengan pendekatan yang lebih fleksibel dan berorientasi pada hasil nyata, Dispora Kaltim berharap dapat menciptakan generasi muda yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga mampu menghadapi tantangan global dan berkontribusi dalam kemajuan daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *