Bagikan 👇

Timesnusantara.com – Kalimantan Timur. Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim menyiapkan langkah strategis untuk memperkuat kapasitas pemuda di daerah. Koordinator Perencanaan Dispora Kaltim, Ahmad Juanda, menjelaskan bahwa pihaknya berkomitmen merancang program-program yang mendukung visi pembangunan daerah, terutama dalam mencetak generasi pemimpin masa depan.

“Fokus utama kami adalah pada pembinaan pemuda yang bisa memberikan dampak nyata, baik untuk daerah maupun untuk Indonesia secara keseluruhan. Program yang kami susun akan sejalan dengan RPJMD kepala daerah yang baru terpilih, dengan kolaborasi bersama Bappeda untuk memastikan keberhasilannya,” jelas Juanda.

Selain itu, Juanda juga menekankan adanya tantangan besar yang harus dihadapi, yaitu kurangnya representasi pemuda Kaltim dalam posisi-posisi strategis di tingkat nasional. Ia mengungkapkan bahwa keterwakilan pemuda Kaltim di level nasional, terutama dalam jabatan kepemimpinan, masih sangat minim.

“Kami menyadari bahwa belum banyak pemuda Kaltim yang mampu menembus kancah nasional, apalagi menduduki posisi-posisi penting seperti menteri atau wakil menteri. Ini menjadi tantangan yang harus kami hadapi dalam mengembangkan pemuda Kaltim,” paparnya.

Dalam menghadapi tantangan tersebut, Dispora Kaltim berharap dapat memanfaatkan organisasi kepemudaan sebagai wadah untuk mencetak pemimpin-pemimpin potensial yang tidak hanya berprestasi di tingkat daerah, tetapi juga siap berkompetisi di level nasional.

“Kami optimis bahwa dengan pembinaan yang tepat, organisasi kepemudaan di Kaltim akan menjadi tempat yang melahirkan pemimpin-pemimpin muda yang berpengaruh dan mampu membawa nama baik daerah ini ke tingkat yang lebih tinggi,” lanjutnya.

Dengan rencana tersebut, Dispora Kaltim bertujuan untuk memperkuat fondasi kepemimpinan di kalangan pemuda, yang tidak hanya unggul dalam hal akademis atau keterampilan, tetapi juga memiliki integritas dan komitmen terhadap kemajuan daerah.

“Dukungan dari berbagai pihak akan menjadi kunci keberhasilan program pembinaan ini, yang nantinya diharapkan dapat menciptakan generasi pemuda yang siap memberikan kontribusi besar bagi pembangunan nasional,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *