Timesnusantara.com – Kalimantan Timur. Hutan Lindung Sungai Lesan (HLSL) di Kabupaten Berau kini menjadi destinasi wisata yang semakin populer, menawarkan pengalaman yang mendalam tentang alam, keanekaragaman hayati, serta kearifan lokal masyarakat sekitar. Kawasan ini tidak hanya menarik bagi wisatawan yang ingin menikmati keindahan alam, tetapi juga memberikan kesempatan untuk belajar tentang cara bertahan hidup di alam liar atau forest survival, di bawah bimbingan pemandu yang berpengalaman.
Terletak di sekitar jalur poros yang menghubungkan Tanjung Redeb dan Muara Wahau, Hutan Lindung Sungai Lesan meliputi empat kampung: Lesan Dayak, Merapun, Sido Bangen, dan Sungai Lesan. Dulu, hutan ini sempat dikelola sebagai kawasan Hutan Produksi Terbatas (HPH), namun pada awal 2000-an, kawasan ini mulai mendapat perhatian serius dalam upaya konservasi.
Pada tahun 2003, The Nature Conservancy (TNC) menemukan populasi orangutan yang cukup signifikan selama survei keragaman hayati di hutan tersebut. Temuan ini mendorong TNC, dengan dukungan dari Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman (Fahutan Unmul), untuk mengajukan proposal agar kawasan ini dijadikan sebagai kawasan perlindungan satwa. Pada 2005, Gubernur Kalimantan Timur akhirnya mengusulkan status hutan lindung untuk HLSL yang memiliki luas sekitar 11 ribu hektare. Kawasan ini resmi menjadi hutan lindung pada tahun 2014, dengan fasilitas pelestarian berbasis masyarakat mulai dikembangkan untuk mendukung ekonomi lokal.
Keanekaragaman Hayati yang Menakjubkan
Hutan Lindung Sungai Lesan kini menjadi habitat bagi berbagai satwa langka dan dilindungi. Di sini, wisatawan dapat menemukan lebih dari 171 spesies burung, 52 jenis mamalia, 45 spesies kupu-kupu, serta 31 reptil dan 26 amfibi. Jumlah satwa ini terus berkembang seiring berjalannya penelitian dan pelestarian yang dilakukan di kawasan ini. Menariknya, jumlah spesies yang tercatat di HLSL bahkan lebih banyak dibandingkan dengan Hutan Lambusango di Sulawesi Tenggara, yang dikenal kaya akan keanekaragaman hayati.
Hutan ini juga dikelilingi oleh dua sungai besar: Sungai Lesan di bagian utara dan Sungai Kelay di bagian timur. Kombinasi antara dua sungai ini menciptakan kondisi ekosistem yang sangat kaya, dengan formasi vegetasi yang hanya bisa ditemukan di hutan tropis Kalimantan. Hal ini menjadikan HLSL sebagai tempat yang ideal untuk penelusuran ekowisata, di mana wisatawan bisa menyewa perahu ketinting untuk menjelajahi berbagai formasi alam dan bebatuan unik di sepanjang sungai.
Potensi Ekowisata yang Menjanjikan
Seiring dengan perkembangan pariwisata, Hutan Lindung Sungai Lesan telah dilengkapi dengan berbagai fasilitas yang mendukung ekowisata. Wisatawan dapat menikmati penginapan berupa homestay yang dikelola oleh masyarakat lokal, serta menikmati kuliner khas yang menggugah selera. Untuk mempermudah perjalanan, tersedia juga jasa porter dan pemandu wisata yang siap membantu wisatawan dalam menjelajahi kawasan hutan yang luas dan penuh tantangan ini.
Pemerintah setempat juga telah mendorong pengembangan ekowisata yang berbasis komunitas, yang diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan warga sekitar dan menjaga kelestarian lingkungan. Dengan kekayaan alam yang dimiliki, HLSL memiliki potensi besar untuk menjadi destinasi wisata internasional, mengingat keberadaannya yang cukup dekat dengan Kepulauan Derawan yang sudah lebih dulu dikenal dunia.
Akses Menuju Hutan Lindung Sungai Lesan
Untuk menuju Hutan Lindung Sungai Lesan, wisatawan dapat memulai perjalanan dari pusat kota Tanjung Redeb, yang berjarak sekitar 200 kilometer atau sekitar 2,5 jam perjalanan dengan kendaraan. Rute ini menawarkan pemandangan alam yang memukau, menjadikannya perjalanan yang menyenangkan sebelum akhirnya tiba di kawasan hutan yang eksotis.
Hutan Lindung Sungai Lesan bukan hanya sebuah destinasi wisata, tetapi juga menjadi tempat yang penting untuk pelestarian alam dan satwa langka. Dengan keanekaragaman hayati yang melimpah, keindahan alam yang menawan, serta interaksi yang kental dengan masyarakat lokal, HLSL menawarkan pengalaman wisata yang edukatif dan menyenangkan.
Bagi Anda yang mencari petualangan yang menantang sekaligus mendalam, Hutan Lindung Sungai Lesan adalah tempat yang tepat untuk dijelajahi. Jangan lewatkan kesempatan untuk menjelajahi salah satu hutan tropis terindah di Kalimantan ini, dan nikmati keindahan alamnya yang masih terjaga dengan baik.(adv/Dispar/Nurfa)
