Bagikan 👇

Timesnusantara.com – Kalimantan Timur. Komitmen kuat untuk menyelesaikan masalah-masalah mendesak di Balikpapan disampaikan oleh anggota DPRD Kalimantan Timur, La Ode Nasir. Melalui berbagai reses yang dilaksanakan, ia mencatat beberapa persoalan utama yang menjadi keluhan masyarakat, mulai dari kekurangan pasokan air bersih dan listrik yang tidak stabil, hingga kemacetan lalu lintas yang semakin parah menjelang pemindahan Ibu Kota Negara (IKN).

La Ode Nasir mengungkapkan bahwa selama reses, sejumlah warga mengeluhkan ketidakstabilan pasokan air dan listrik yang berdampak pada kehidupan sehari-hari mereka.

“Masyarakat menyampaikan kesulitan besar yang mereka alami terkait air dan listrik, masalah ini harus segera mendapat perhatian,” ujar La Ode.

Di samping itu, ia juga menyoroti permasalahan kemacetan lalu lintas di Balikpapan. Kemacetan yang kian memburuk terutama di beberapa titik utama menjadi isu krusial yang mengganggu kenyamanan dan kelancaran transportasi. La Ode menegaskan bahwa aspirasi masyarakat terkait masalah ini akan dibawa ke rapat gabungan dan rapat paripurna DPRD untuk segera dicari solusinya.

“Kami akan terus menampung suara rakyat dan berusaha menyelesaikan masalah kemacetan yang semakin mengganggu,” tambahnya.

Masalah kurangnya fasilitas pendidikan dan kesehatan juga menjadi fokus utama La Ode. Balikpapan, meskipun sebagai kota penting di Kalimantan Timur, masih menghadapi kekurangan di kedua sektor ini. La Ode menyoroti kurangnya rumah sakit yang memadai di kota tersebut dan berjanji untuk bekerja sama dengan DPRD setempat agar masalah ini segera ditangani.

“Balikpapan membutuhkan lebih banyak rumah sakit untuk melayani kebutuhan kesehatan masyarakat,” ujarnya.

Tak hanya itu, La Ode juga mengungkapkan rencananya untuk memperbaiki sektor pendidikan di Balikpapan. Salah satunya adalah pembangunan 20 unit sekolah menengah pertama (SMP) dan sekolah menengah atas (SMA/SMK) di berbagai kawasan Balikpapan, termasuk Balikpapan Barat, Tengah, Selatan, dan Utara.

“Kami berencana untuk membangun 20 unit sekolah guna memberikan fasilitas pendidikan yang lebih baik bagi anak-anak di Balikpapan,” ungkap La Ode.

Dengan rencana pembangunan ini, La Ode berharap dapat membawa perubahan signifikan yang tidak hanya akan mengatasi masalah-masalah mendesak yang ada, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup masyarakat Balikpapan secara keseluruhan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *