Timesnusantara.com – Kalimantan Timur. Anggota DPRD Kalimantan Timur, Guntur, menegaskan komitmennya untuk memajukan sektor pertanian semangka di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), khususnya di Desa Mulawarman, Kecamatan Muara Kaman. Guntur mengungkapkan kebanggaannya atas pencapaian para petani di desa tersebut yang berhasil memproduksi hingga 400 ton semangka dalam sekali panen.
“Semangka yang dihasilkan petani Mulawarman sudah menjangkau pasar luar daerah, bahkan sampai Semarang, untuk memenuhi permintaan di Pulau Jawa,” ujar Guntur.
Guntur yang telah memberikan pendampingan kepada petani selama lima tahun terakhir, menegaskan bahwa dukungannya terhadap sektor pertanian di Kalimantan Timur (Kaltim) akan terus berlanjut.
“Tanpa petani, kita tidak bisa makan, sebanyak apapun uang kita,” tegasnya.
Melihat perkembangan ini, Guntur berharap sektor pertanian semangka di Kukar dapat terus berkembang, terutama dengan adanya pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) ke Kalimantan. “Dengan adanya IKN, permintaan pangan akan meningkat, dan semangka dari Kukar diharapkan dapat memenuhi kebutuhan tersebut, baik di dalam maupun luar daerah,” jelasnya.
Lebih lanjut, Guntur menyebutkan bahwa Kukar memiliki potensi besar dalam pengembangan pertanian. Dengan 27.000 hektar lahan yang cocok untuk pertanian, ia berencana memperluas budidaya semangka di wilayah tersebut.
“Kami berkomitmen mengembangkan sektor pertanian semangka di Kukar sebagai salah satu kawasan pertanian unggulan, untuk mendukung ketahanan pangan di Kaltim,” tambahnya.
Dengan lahan yang luas dan dukungan yang terus diberikan kepada petani, Guntur optimistis bahwa Kukar akan menjadi pusat produksi semangka yang tidak hanya memenuhi kebutuhan lokal, tetapi juga memberikan kontribusi pada ketahanan pangan yang lebih luas, terutama dengan adanya IKN yang akan meningkatkan permintaan pangan.
