Timesnusantara.com – Samarinda — Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di lingkungan DPRD Kota Samarinda tahun ini tidak hanya diisi kegiatan hiburan dan seremonial semata. Puluhan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) juga mendapatkan ruang khusus untuk memperkenalkan dan memasarkan produk mereka kepada masyarakat.
Sebanyak 32 tenant UMKM binaan dan lokal ikut meramaikan kegiatan Bazar Merdeka yang berlangsung di halaman Kantor DPRD Kota Samarinda selama dua hari.
Ketua DPRD Kota Samarinda, Helmi Abdullah, mengatakan konsep tersebut sengaja dibuat untuk menghadirkan suasana kebersamaan yang lebih inklusif sekaligus memberikan manfaat ekonomi nyata kepada pelaku usaha lokal.
“Tahun ini kita ingin perayaan HUT RI di DPRD tidak hanya lomba dan hiburan internal saja. Kita beri ruang bagi UMKM untuk ikut terlibat, untuk promosi dan jualan. Jadi suasananya meriah, tapi ada dampak ekonominya,” ujar Helmi Abdullah.
Bagi DPRD, momentum kemerdekaan dapat dan harus dimanfaatkan untuk memperkuat semangat gotong royong, kebersamaan, dan pemberdayaan ekonomi rakyat, bukan sekadar upacara dan pesta.
“Semangat kemerdekaan itu kan semangat gotong royong dan kemandirian. Makanya kita wujudkan dengan melibatkan UMKM. Ini bentuk keberpihakan kita kepada pelaku usaha kecil agar mereka naik kelas,” tegasnya.
Keterlibatan UMKM juga menjadi bagian dari upaya DPRD untuk menghadirkan kegiatan yang memberikan dampak ekonomi langsung, perputaran uang terjadi di lingkungan DPRD, dan produk-produk lokal Samarinda semakin dikenal luas.
Selain bazar UMKM yang menampilkan berbagai produk kuliner, kerajinan, dan fashion lokal, rangkaian kegiatan HUT ke-81 RI di DPRD Samarinda juga mencakup berbagai perlombaan antar staf dan anggota dewan, serta agenda sosial seperti pembagian sembako kepada masyarakat sekitar.
DPRD berharap perayaan kemerdekaan tidak hanya berhenti pada seremoni dan hiburan, tetapi juga menghadirkan manfaat, kebahagiaan, dan berkah ekonomi bagi masyarakat Kota Samarinda.
Editor: RF
Sumber: A
