Bagikan 👇

Timesnusantara.com – Samarinda.
Saat ini sektor pariwisata merupakan salah satu sektor primadona dalam menghasilkan devisa negara. Selain itu juga diharapkan sebagai sektor yang padat karya yakni sektor yang banyak menyerap tenaga kerja, dan diharapkan berperan dalam meningkatkan pendapatan masyarakat.

Sektor pariwisata adalah salah satu sektor ekonomi yang akan dikembangkan dalam mendukung upaya transformasi ekonomi Kaltim.

Mengenai hal ini Elly Hartati Rasyid anggota Komisi II DPRD Kaltim turut jadi pemerhati kepedulian dalam sektor pariwisata, pasalnya sektor pariwisata dirasa perlu perhatian seluruh pemerintah daerah. Baik pemerintah pusat, provinsi hingga level kabupaten dan kota dan para kepala desa.

Ia juga menjelaskan, potensi pariwisata di Provinsi Kalimantan Timur terbilang sangat luas. Akan tetapi, potensi tersebut hingga kini belum dikelola dengan baik oleh pemerintah daerah.

“Itu semua potensi Pendapatan Asli Daerah jika dikelola dengan baik,” ucapnya.

Ia pun mencontohkan potensi pariwisata yang ada di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), daerah pemilihan tempatnya menjadi anggota DPRD Kaltim. Di Kabupaten Kukar, kata dia, banyak sekali potensi yang harus digali, hanya saja masih terdapat banyak kendala diantaranya menyangkut fasilitas jalan raya sebagai akses bagi pelaku pariwisata.

Anggota Dewan yang pemilihannya tempatnya di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) ini juga memberi contoh, seperti Di Kabupaten Kukar masih banyak potensi yang perlu digali, akan tetapi masih perlu dibenahi dari fasilitas jalan raya yang kurang memadai sehingga akses menuju pariwisata tersebut kurang dijamah.

Ia pun menyayangkan hal tersebut, jika semua potensi tersebut dikelola dengan baik maka sumber pendapatan daerah dapat terus meningkat dan tidak hanya bergantung pada sektor tertentu saja.

“Dalam regulasi KSPP (Kawasan Strategis Pariwisata Provinsi,red) kan semuanya sudah jelas. Jadi bisa dipetakan untuk kawasan pariwisata,” ucapnya.

Elly Hartati berupaya agar mendorong pemerintah untuk meningkatkan alokasi anggaran pariwisata, sehingga sejumlah kendala yang ada dapat segera ditangani terutama akses jalan yang menjadi persoalan utamanya.

“Sektor pariwisata itu perlu penanganan komprehensif dari seluruh pihak, baik pemerintah maupun masyarakat. Sehingga dapat bersama-sama melestarikan kawasan wisata sebagai daya tarik bagi para wisatawan yang hendak berkunjung,” tutupnya..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *