Bagikan 👇

Timesnusantara.com – Samarinda.

Sumpah Pemuda adalah satu tonggak utama dalam sejarah pergerakan kemerdekaan Indonesia. Ikrar ini dianggap sebagai kristalisasi semangat untuk menegaskan cita-cita berdirinya negara Indonesia.

Sumpah Pemuda juga merupakan suatu pergerakan kemerdekaan Republik Indonesia yang dilakukan oleh para pemuda-pemudi Indonesia dengan menyatakan janji satu tanah air, satu bangsa, dan satu bahasa.

Sumpah Pemuda tercetus pada 28 Oktober 1928 di Batavia (Jakarta). Sumpah Pemuda tercipta dari Kongres Pemuda II yang diselenggarakan dua hari, yaitu 27-28 Oktober 1928.

Anggota Komisi IV DPRD Samarinda Deni Hakim Anwar mengatakan bahwa refleksi sumpah pemuda puluhan tahun silam menjadi semangat untuk terus memajukan bangsa, apa lagi pemuda saat ini akan menjadi pemimpin bangsa dan negara di masa yang akan datang.

“Pemuda harus terus melakukan pembelajaran menghadapi tantangan masa depan. Pemuda hari ini adalah pemimpin masa depan,” ucap Deni saat ditemui Jumat (28/10/22).

Ia menambahkan, agar momentum pemuda menumbuhkan karya, ilmu dan kolaborasi dalam meningkatkan kemampuan serta Pemuda merupakan sebuah tekad dan semangat para pemuda-pemudi Indonesia dalam menegakkan kemerdekaan dari jajahan negara asing.

“Masa depan perlu melakukan berbagai inovasi, tentunya juga menjemput hadirnya IKN pemuda Kaltim harus siap dalam hal itu,” ujarnya.

Deni sapaan akrabnya mengatakan, karenanya amalkan Semangat juang dan lanjutkan energi positif mereka pada generasi kini dan seterusnya dalam mengambil langkah Apapun demi kemajuan dan kebersatuan bangsa Indonesia.

“peranan pemuda yang hari Ini di perlukan di masa yang akan datang. Selamat hari sumpah pemuda, jayalah selalu sumpah pemuda,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *