Bagikan 👇

Timesnusantara.com – Samarinda.

Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda, Angkasa Jaya Djoerani menyebutkan harus ada penanganan khusus dalam mengatasi permasalahan banjir yang menahun di Kota Samarinda.

Hal itu Ia ungkapkan seusai Hearing bersama Dinas PUPR Kota Samarinda, terkait mengevaluasi kinerja Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda, dalam program penanggulangan banjir di Samarinda. ruang rapat Utama Lt. 2 DPRD Samarinda. Senin, (16/01/2023).

Menurutnya, banjir di setiap musim penghujan memang masih menjadi momok bagi warga Kota Samarinda. Sehingga, penanganan banjir masih menjadi skala prioritas.

Jaya sapaan akrabnya mengatakan, jika program penanggulangan banjir pemerintah Samarinda perlu di akui kinerjanya dalam mengurangi genangan banjir yang berangsur membaik.

Akan tetapi, masih banyak program-program yang belum berjalan, melihat program tersebut belum bisa mengatasi banjir secara keseluruhan.

“Memang Kita masih tergenang banjir tetapi sudah tidak yg tidak lama, dan Wali Kota belum sukses dalam menangani banjir, tetapi sudah ada perbedaan sebelum dibangunnya drainase dan sesudahnya,” ungkapnya.

Tidak dipungkiri, bahwasannya kinerja Pemkot samarinda dalam tahun 2022 lalu sudah sangat maksimal, dalam penanganan banjir sudah dapat terlihat hasilnya.

“Saya memberi reward pada Pemkot, karena ini salah satu usaha serius Pemerintah dalam menangani banjir,” ucapnya.

Namun, Jaya Mehimbau masyarakat agar mengatisipasi masalah banjir ini, karena kata Dia, genangan air yang terkena masyarakat ini dapat mengakibatkan kerugian, kemiskinan seperti perabot rusak dan lainya.

Terakhir dengan perkembangan yang cukup baik dari program pemerintah itu, Ia berharap pada masa ahir jabatan Wali Kota, Samarinda bisa terbebas dari banjir.

“Mudah mudahan diahir jabatan walikota di2024 sudah tidak ada lagi yg tergenang,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *