Timesnusantara.com – Samarinda.
Upaya pelestarian berbagai permainan tradisional yang hampir punah di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) terus digencarkan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim.
Salah satu caranya adalah penyediaan wadah dan fasilitas di Kantor Dispora Kaltim setiap hari minggu pagi, bagi seluruh pegiat olahraga tradisional dan masyarakat yang memiliki ketertarikan lebih dalam hal tersebut.
Diantaranya permainan tradisional yang tersedia adalah bakiak, egrang, gasing, balugu/balogo, congkel lidi, congklak, terompah tali, enggrang tali, hulahop, karet, hingga balok banjir.
Bahkan, seperti diketahui dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-66 beberapa waktu lalu, berkat pelestarian permainan tradisional yang dilakukan Dispora Kaltim, predikat stand terkreatif berhasil diraih.
“Tiap minggu pagi, pegiat olahraga tradisional kami fasilitasi di tempat ini, ada bakiak ada gasing, dan sebagainya,” terang Kepala Dispora Kaltim Agus Tianur, di Kantor Dispora Kaltim Jalan KH Wahid Hasyim, Kamis (19/1).
Dilanjutkan Agus, upaya ini bertujuan untuk memberdayakan berbagai permainan tradisional Kaltim di kalangan masyarakat Bemua Etam.
“Tahun 2023 ini, akan ada kegiatan khusus dari Dispora Kaltim, dalam menggalakkan olahraga tradisional di Benua Etam,” ungkapnya.
Akhir kesempatan ia berharap, Dispora Kaltim dapat menyediakan fasilitas serta mewadahi pegiat permainan tradisional, dan terus meningkatkan peminat dari olahraga tersebut.
“Paling tidak kita memberikan wadah, bagi para penggiat olahraga itu, untuk bisa mengekspresikan hobinya di tempat kami. Mudahan bertambah terus peminatnya,” tandas Agus.
