Bagikan 👇

Timesnusantara.com – Samarinda.

Anggota DPRD Kota Samarinda, Kamaruddin menilai permasalahan paling krusial yang dihadapi masyarakat Kota Samarinda saat ini adalah soal banjir akibat pengelolaan drainase yang kurang maksimal.

Persoalan tersebut diakui Kamaruddin, ketika melakukan kegiatan reses pertama masa persidangan pertama tahun sidang 2023 dibeberapa titik, mayoritas masyarakat mengeluhkan perbaikan drainase.

Seperti saat Ketua Fraksi Nasdem DPRD kota Samarinda ini melakukan Serap Aspirasi Masyarakat di Jl. H. Marhusin Gg. Rakat 1 RT.21, Kelurahan Selili, Kecamatan Sambutan, Samarinda. Jum’at, (27/1/23).

“Ada beberapa aduan warga yang pertama itu terkait permasalahan drainase dan ada beberapa titik lampu jalan, mengingat jalan marhusin ini adalah banyak gang tapi akhir-akhir ini sudah dijadikan tempat untuk jalan potong,” ungkapnya.

Sehingga, kata Kamaruddin, ada keluhan dari masyarakat untuk beberapa titik drainase itu drainasenya kecil dan perlu dibenahi sehingga bisa diperlebar saluran drainasenya.

Begitu juga dengan keluhan jembatan kayu di gang rakat, kata Anggota Komisi II DPRD Samarinda ini, permasalahannya juga sama terkait perbaikan jembatan kayu yang dirasa perlu dijadikan semenisasi.

“Kita melaksanakan reses di tengah-tengah musim hujan, jadi memang aduan masyarakat sebagian besar untuk segera dilakukan pelebaran drainase,” terangnya.

Karena itu, sambung Kamaruddin, menjadi cambuk bagi Pemerintah Kota Samarinda agar jangan menghiraukan persoalan drainase. Karena pada akhirnya masyarakat yang terkena imbasnya.

Selain permasalahan drainase dan jembatan yang perlu dibenahi, Kamaruddin juga mendapat aspirasi dari masyarakat Ibu-Ibu terkait sarana dan prasarana khususnya pengajian dan sholawatan yang sampai saat ini masih minim perhatian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *