Bagikan 👇

Timesnusantara.com – Kalimantan Timur.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur memberikan bantuan keuangan (Bankeu) senilai Rp 10 Miliar untuk Pemerintah Kota Samarinda. Bantuan itu untuk menangani permasalahan banjir yang kerap terjadi di Kota Samarinda.

Nidya Listiyono mengatakan, Bankeu diberikan kepada Pemerintah Kota Samarinda untuk bantuan program penganggulangan banjir yang masih ada di beberapa titik Kota Samarinda.

“Kami mengapresiasi program Pemkot Samarinda dalam menanggulangi banjir dan Pemerintah Provinsi juga memberikan Bankeu untuk kegiatan infrastruktur penanggulangan banjir di Samarinda,” ungkapnya saat ditemui awak media.

Ketua Komisi II DPRD Kaltim ini mengapresiasi atas kinerja dari Pemerintah Kota Samarinda dalam menanggulangi bencana banjir di Kota Tepian sudah bagus namun belum optimal.

“Masih ada genangan banjir di beberapa titik, makanya masih perlu dibenahi, apalagi dengan bankeu yang diberikan pemprov tentunya itu akan secepatnya optimal,” ucapnya.

Menurutnya, Efektivitas kinerja Pemerintah Kota Samarinda dalam penanggulangan bencana banjir di Samarindabisa didasari melalui tujuan pelaksanaan program yang sudah terlaksana dalam 2 tahun ini.

“Apabila tujuan dari pelaksanaan program atau kegiatan tersebut sudah tercapai maka akan dianggap sudah efektif dan ketika kegiatan yang dilakukan belum sampai pada tujuan awal maka kegiatan tersebut dikatakan tidak efektif,” tuturnya.

Akan tetapi dalam pelaksanaannya masih ada nya beberapa perencanaan yang belum terlaksana yang mengakibatkan kurang maksimalnya manfaat yang dirasakan oleh masyarakat.

Tak dipungkiri, Pemerintahan Walikota Kota Samarinda dibawah kepemimpinan Andi Harun telah melakukan perubahan dan mampu meminimalisir banjir sehingga sudah dapat dirasakan masyarakat.

“Hal itu terus dilakukan untuk pembenahan mengatasi permasalahan banjir,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *