Bagikan 👇

Timesnusantara.com – Samarinda.

Ketua Komisi I DPRD Kota Samarinda Joha Fajal, mendukung pengadaan perangkat kamera berbasis Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) oleh Polresta Samarinda.

Menurutnya pemasangan kamera ETLE di Kota Samarinda sangat berguna meminimalisir pelanggaran lalu lintas dan menekan angka kecelakaan.

“Tujuan di pasang nya ETLE ini guna mengetahui pelanggaran lalu lintas yang terjadi di jalan raya Kota Samarinda. Jadi secara otomatis kan meng-capture (memotret) para pelaku yang melanggar. Sangat baik sekali ini,” ungkapnya saat ditemui awak media.

Diketahui, bahwa ETLT, telah terpasang di beberapa titik Kota Samarinda, yakni Jalan Letjen Suprapto (Simpang Mall Lembuswana), di Jalan Ahmad Yani (Simpang 3 Muara) dan juga di Simpang Hotel Mesra.

Sebab Joha menilai, ETLE sangat efektif ketimbang turun kelapangan melakukan mobile handphone untuk menjaga trasparansi dan menjaga pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan oleh anggota atau masyarakat.

“Baik yang menerobos lampu merah, tidak menggunakan Helm, hingga bisa melihat pengendara mobil yang tidak menggunakan sabuk pengaman,” ucapnya.

Menurutnya, Hal tersebut diperlukan untuk menyadarkan pengendara yang justru sengaja melakukan pelanggaran lalu lintas, karena merasa tidak ada petugas yang melakukan tilang manual.

Kemudian, apabila masyarakat terbukti melakukan pelanggaran, maka polantas akan meluncurkan surat tilang kepada yang melanggar.

Tentu dengan adanya penerapan tilang elektronik ini, lanjut Joha, maka bagi para pelanggar lalu lintas akan langsung terakomodir masuk di server Polresta Samarinda yang terpantau melalui CCTV.

“Selama ini kita ketahui banyak yang melakukan suatu pelanggaran misalnya naik motor tidak pakai helm dan kadang masyarakat melakukannya pada area atau jam tertentu saat tidak ada polisi. Makanya polisi membuat yang namanya tilang elektronik ini,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *