Bagikan 👇

Timesnusantara.com – Kalimantan Timur.

Rapat Dengar Pendapat (RDP) kembali digelar oleh Komisi I DPRD Provinsi Kaltim menindaklajuti soal tuntutan ganti rugi lahan dari Kelompok Tani Karya bersama Desa Kerayaan kepada PT. Wira Inova Nusantara. Selasa, (7/3/23).

Ditemui seusai RDP, Anggota Komisi I DPRD Provinsi Kaltim Agil Suwarno menyampaikan, bahwa mediasi tersebut sudah beberapa dilakukan tetapi belum menemukan hasil.

Dikatakan oleh Agil, Kelompok Tani Karya bersama Desa Kerayaan meminta pergantian rugi lahan yang telah diserobot oleh PT. Wira Inova Nusantara, sehingga dalam dua minggu kedepan akan kembali melakukan pertemuan lanjutan yang akan dilakukan di Sangkulirang.

“Karena lokasi ini ada di kecamatan sangkulirang desa kerayaan, jadi kelompok tani ini sudah meminta bahwasannya sudah ada negoisasi dengan perusahaan sudah beberapa kali lahan mereka yang masuk di lokasi PT wira inova, tetapi beberapa kali ketemu tidak menemukan hasil sehingga mereka bawa masuk ke dprd,” ungkapnya saat ditemui awak media.

Sebelumnya, pihak penengah dalam hal ini Komisi I sempat beberapa kali mengulas untuk memastikan apakah pihak perusahaan ingin menunjukan itikad baiknya.

Agil menjelaskan, bahwa sebenarnya pihak perusahaan PT. Wira Inova Nusantara sudah menyatakan itikad baiknya.

“Ternyata ada, kemudian tadi juga disepakati pola ganti ruginya dengan sistem bagaimana, ternyata ada pola-pola ganti rugi yang ingin diberikan oleh pihak perusahaan,” ucapnya.

Agil juga menuturkan sebagian besar tanah warga Desa Kerayaan terkepung oleh perusahaan sawit, sehingga salah satu alternatif yang paling baik menurut pihaknya Komisi I yaitu mengganti kerugian yang disebabkan oleh perusahaan tersebut.

“Salah satu alternatif yang paling baik dalam permasalahan ini ya harus ganti rugi kalo lahan mereka dicangkul oleh perusahaan,” ucapnya.

Menurut Agil, persoalan ini sudah berkepanjangan sehingga harus mengambil keputusan bersama dan hendaknya tidak berkelanjutan. Oleh sebab itu Agil berharap dalam 2 minggu kedepan persoalan ini bisa selesai.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *