Bagikan 👇

Timesnusantara.com – Kalimantan Timur.

Adalah tugas bersama antara pemerintah, masyarakat dan sektor swasta untuk meningkatkan akses pendidikan yang berkualitas, termasuk dalam hal mengawasi pemberian beasiswa pendidikan agar tepat sasaran.

Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Komisi IV DPRD Kaltim Reza Pahlevi, seusai melakukan pertemuan dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim dan Badan Pengelola Beasiswa Kaltim (BP-BKT), Selasa (7/3/2023).

Reza menegaskan pentingnya untuk memprioritaskan beasiswa bagi yang kurang mampu dan penyandang disabilitas.

“Kita berharap beasiswa ini tepat sasaran, karena beberapa waktu yang lalu juga masih banyak keluhan masyarakat bahwasannya beasiswa ini masih banyak yang belum tepat sasaran khususnya warga yang kurang mampu,” ungkapnya saat ditemui awak media.

Menurutnya, Pihaknya Komisi IV masih menerima laporan serta keluhan masyarakat terkait penyaluran beasiswa ini masih belum tepat sasaran khususnya bagi warga yang kurang mampu.

Selain itu, Komisi IV juga turut menyoroti penyaluran beasiswa bagi korban KDRT, ia menilai Beasiswa khusus yang satu ini tak sebanyak peminat beasiswa umum lainnya.

Oleh sebab itu, Komisi IV akan berupaya untuk mencari pola agar mekanisme pendaftaran peminat beasiswa khusus korban KDRT bisa bertambah.

“Nanti kami akan carikan polanya, bagaimana mekanismenya untuk mendorong hal-hal yang disampaikan tadi,” ucapnya.

Selain itu, Komisi IV DPRD Kaltim juga bertanya lebih detail soal porsi anggaran untuk 2023 ini. Sekaligus ingin mengetahui terkait pendistribusian dan kuota penerimanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *