Timesnusantara.com – Kalimantan Timur.
Anggota Komisi IV DPRD Kaltim Salehuddin mengatakan, bahwa pihaknya berharap besar agar anggaran anggaran untuk program kegiatan pendidikan di tahun 2023 dapat meningkat.
Menurutnya, memang untuk hal yang berkaitan dengan pendidikan harus memenuhi kuota anggaran mininal sebesar 20 persen sesuai undang-undang yang berlaku.
Akan tetapi iya tetap berharap agar anggaran untuk pendidikan yang ada di Kaltim bisa meningkat melebihi 20 persen.
“Yang pasti, akan mengikuti besaran dana pendapatan. Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, sekarang mengalami penurunan,” ungkapnya saat ditemui awak media.
Selain itu, ia menilai dengan peningkatan anggaran yang diberikan kepada pendidikan, dapat menunjang dari beberapa aspirasi para masyarakat serta guru perihal infrastruktur pendidikan.
Dalam hal infrastruktur pendidikan. Sebanyak 7 SMA sederajat yang tersebar di seluruh kabupaten kota di Kaltim dilaporkan tidak memiliki gedung sendiri untuk melaksanakan kegiatan belajar-mengajarnya.
Kondisi ini lah yang mendorong Salehuddin agar pendidikan yang ada di Kaltim bisa merata.
Kendati demikian, Salehuddin berharap agar hak dan kewajiban untuk bidang pendidikan di Kaltim tetap tidak dikurangi. jika perlu menurutnya, anggaran pendidikan bisa melebihi 20 persen.
Berkaitan dengan itu pihaknya pun akan menyesuaikan dengan slot anggaran yang ada untuk menentukan mana yang bakal menjadi prioritas.
Secara spesifik, angka yang menunjukkan total anggaran untuk pendidikan memang belum dipegang. Hal itu dikarenakan plot anggaran yang disampaikan oleh Bappeda Kaltim kepada Disdikbud Kaltim secara detail belum diberikan.
