Timesnusantara.com – Samarinda.
Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda pada Jumat (10/3/2023) menggelar hearing dengan mitra kerja Komisi IV, yakni Dinas Pendidikan Kota Samarinda.
Ketua Komisi IV DPRD Samarinda Sri Puji Astuti mengatakan dihadapan media hearing tersebut terkait dengan permasalahan yang ada di Dinas Pendidikan serta keberlanjutan program kerja Dinas Pendidikan.
“Terkait keberlanjutan program kerja kita sudah mengusulkan anggaran APBD murni tahun 2023 nah sebentar lagi kan cair nih, program nya seperti apasih sehingga masyarakat umumnya atau anak-anak kita ini bisa menikmati mendapatkan akses layanan dengan pendidikan yang prima,” ungkapnya saat ditemui awak media.
Selain itu Puji menjelaskan bahwa Negara memprioritaskan anggaran pendidikan sekurang-kurangnya dua puluh persen dari APBN serta dari APBD untuk memenuhi kebutuhan penyelenggaraan pendidikan nasional.
Berdasarkan hal tersebut, sejak APBN TA 2009 Pemerintah telah melakukan pemenuhan mandatory anggaran pendidikan sebesar 20 persen dari APBN sebagaimana yang diamanatkan dalam UUD 1945 tersebut.
“Lalu kita ingin juga mandatory nya seperti apasih sebenarnya, kan kita mandatory 20 persen ternyata 25 persen gak akan cukup untuk bagaimana anak-anak kita terutama disamarinda ini bisa menikmatin pendidikan yang maksimal untuk meningkatkan kualitas pendidikan sesuai harapan negara,” ucapnya.
Namun demikian menurut Puji, Pemerintah Kota (Pemkot) melalui Dinas Pendidikan masih memiliki pekerjaan rumah yang cukup menantang dalam hal meningkatkan kualitas pendidikan itu sendiri.
Hal ini dikarenakan kualitas pendidikan di Samarinda tampaknya masih memiliki gap yang besar dibandingkan dengan Kota lain.
“Jadi kita ingin mencari terobosan-terobosan dan kita juga ingin mengurai permasalahan-permasalahan yang ada di masyarakat,” ucapnya.
Sehingga ia berharap dengan upaya peningkatan kualitas pendidikan tersebut seharusnya sangat bisa dilakukan mengingat anggaran pendidikan yang cukup besar dialokasikan dalam APBD dan terus meningkat tiap tahunnya.
