Timesnusantara.com – Samarinda.
Kegiatan apel rutin termasuk kedalam kegiatan yang selalu dilaksanakan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tak terkecuali oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).
Dalam kesempatan itu, berjalannya apel dipimpin langsung oleh Kepala Dispora Kaltim Agus Tianur, di kompleks Gelora Kadrie Oening Sempaja, Kota Samarinda, Kalimantan Timur.
Ia juga mengingatkan kepada seluruh pegawai, terhadap pentingnya memiliki dan menerapkan terus menerus sepuluh budaya malu bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).
“Semua pegawai saya yakin sudah membaca 10 budaya malu, sangat jelas terpampang di pintu masuk kantor kita ini. Jadi jangan sekedar dibaca, kita semua sudah dewasa, tak perlu diberitahu terus, kesadaran diri sebagai pegawai yang mempertanggungjawabkan gaji dari uang rakyat harus tertanam di diri kita semua,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menilai bahwasanya sebagian besar pegawai tidak mengindahkan sepuluh budaya malu itu. Terbukti dengan kebiasaan datang di pagi hari hanya untuk absen, lalu pergi tanpa keterangan dan kembali pada saat absen di sore hari.
“Ada yang meninggalkan meja kerja tanpa keterangan yang jelas. Janganlah kita sampai melakukan hal-hal tercela yang tertuang di 10 budaya malu itu,” pintanya tegas.
Lantas ia menegaskan dan mengingatkan kepada pegawai pentingnya apel pagi, sebagai tempat ataupun wadah saling mengingatkan satu sama lain untuk kemudian bekerja dengan baik.
“Kita semua harus selalu menjaga hubungan baik dan membangun komunikasi antar bidang, semua ini untuk menjadikan Dispora Kaltim lebih baik kedepannya,” tutupnya.
