Bagikan 👇

Timesnusantara.com – Samarinda.

Wali Kota Samarinda Dr H Andi Harun menyampaikan, komitmen mewujudkan kemiskinan ekstrem nol persen alias tuntas di tahun 2024 sesuai Instruksi Presiden.

Disampaikannya saat membuka Rapat Koordinasi Tim Penanggulangan Kemiskinan Daerah Kota Samarinda Dalam Rangka Penanggulangan Kemiskinan Ekstrem beberapa waktu lalu.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Komisi III DPRD Samarinda Samri Shaputra mendukung hal itu, karena menurutnya persoalan menekan angka kemiskinan ekstrem di Kota Samarinda adalah persoalan yang tidak bisa dianggap enteng.

“Tapi kita melihat lagi, apakah itu bisa tercapai karena kita optimis aja ya namanya juga cita-cita kita harus menggantungkan setinggi langit, jadi nanti kalo jatuh bisa diantara bintang-bintang,” ungkapnya saat ditemui awak media.

Berdasarkan data Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) tahun 2022, mencatatkan bahwa masih ada 44.524 warga miskin di Kota Samarinda. Di mana, sebanyak 9.032 di antara masyarakat miskin itu masuk dalam kategori miskin ekstrem.

Menurut Samri Shaputra, perlu adanya perpaduan sinkronisasi dan sinergitas kebijakan pusat serta daerah dalam upaya penanggulangan kemiskinan kota Samarinda serta mengkolaborasikan programnya yang ada.

Ia menilai, persoalan ini memang begitu penting, terlebih dengan melihat data kemiskinan di kota Samarinda pada tahun terakhir.

Oleh karena itu, DPRD Samarinda terus mendorong Pemkot agar rencana pengentasan kemiskinan ekstrem yang ada di Kota Tepian ini bisa terwujud.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *