Timesnusantara.com- Kalimantan Timur. Anggota Komisi II DPRD Kaltim, Sapto Setyo Pramono mengungkapkan, Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kaltim membahas terkait RPJMD tahun 2024, di Gedung E DPRD Kaltim, Jum’at (3/11/2023).
“Terkait RPJMD tahun 2024, dimana banyak yang perlu diperhatikan seiring hadirnya IKN Nusantara di Kaltim, termasuk potensi ekonomi melalui peternakan,” ungkap Sapto.
Sapto mengatakan, hadirnya IKN Nusantara mendorong masyarakat untuk segera meningkatkan perekonomian melalui sektor peternakan dan lainnya. Sehingga Kaltim tidak bergantung lagi dengan daerah luar.
“Seperti misalnya produksi telur ayam atau peternak ayam. Ini yang kami dorong agar terus diperhatikan sebagai kebutuhan dasar daerah. Adanya IKN pasti mengundang banyak penduduk yang akan berkunjung ke sini,” katanya.
Politisi Partai Golkar ini mengatakan, bukan hanya sektor peternakan ayam, peternakan sapi daerah juga perlu dilakukan perhatian oleh pemerintah untuk menunjang seluruh kebutuhan yang memang diperlukan penduduk.
“Ini dilakukan agar Kaltim tidak lagi mengambil sapi dari luar daerah. Perlu ada trobosan yang diciptakan dinas terkait sehingga sektor peternakan sapi terus berkembang seiring berjalannya IKN,” tuturnya.
Harapannya, DPKH rutin melakukan koordinasi dengan seluruh pihak, termasuk pembahasan mengenai sektor peternakan di 10 kabupaten/ kota di Kaltim. Apa lagi berbicara IKN pasti banyak yang harus disiapkan daerah, oleh karena itu perlu trobosan baru dalam memenuhi kebutuhan masyarakat ke depan.
Penulis : Nur Faradita
