Timesnusantara.com – Kalimantan Timur. Anggota DPRD Kota Samarinda, H Kamaruddin mengungkapkan, dirinya mendukung keberadaan Taman Bebaya di Karang Asam sebagai tempat berdagang bagi pelaku UMK (Usaha Mikro dan Kecil). Namun, dia menegaskan, pentingnya pengaturan yang rapi, termasuk perihal parkir kendaraan pengunjung.
Menurutnya, dengan hadirnya Taman Bebaya Fair dapat menjadi motor penggerak ekonomi di Kota Samarinda, terutama bagi para pelaku UMK.
“Taman Bebaya Fair merupakan wadah yang sangat tepat untuk mempromosikan potensi daerah, khususnya dalam bidang Usaha Mikro dan Kecil (UMK) serta pariwisata,”
“Juga kegiatan ini dapat menjadi ajang promosi bagi produk-produk lokal Samarinda yang bisa dikenal lebih luas di luar daerah,” ujarnya, Senin (4/3/2024) lalu.
Selanjutnya, Kamaruddin berpesan agar permasalahan parkir tidak menganggu lalulintas, panitia untuk berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menyediakan lahan parkir yang memadai.
“Saya memprediksi Taman Bebaya Fair akan menarik banyak pengunjung, jadi Perlu diatur dimana kendaraan pengunjung harus parkir, jangan sampai di badan jalan,”ungkapnya.
Kemudian Politisi Partai NasDem itu juga mendorong, panitia memberikan kesempatan sebesar-besarnya kepada UMK lokal untuk berdagang di Taman Bebaya, diberi prioritas mengisi stand dan tenant.
“Dengan memberikan kesempatan sebesar-besarnya kepada UMK lokal, kita dapat memastikan bahwa kegiatan ini benar-benar memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat Samarinda secara keseluruhan,” tutupnya.
Untuk diketahui, Festival Taman Bebaya yang digagas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Samarinda ini telah di buka Selasa (27/02/2024) setiap hari mulai pukul 15.00 – 18.00 WITA. Khusus Sabtu dan Minggu, jam operasionalnya ditambah, yakni pagi pukul 06.00 hingga 10.00 WITA. Untuk tenda atau stand UMKM akan disiapkan oleh pihak Dishub Samarinda.
