Bagikan 👇

Timesnusantara.com – Kalimantan Timur. Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Subandi, menyoroti masalah yang berkaitan dengan peningkatan mutu pendidikan melalui penerapan kurikulum merdeka belajar.

Diketahui, penerapan program merdeka belajar dinilai memberikan kesempatan besar bagi semua pihak yang terlibat dalam dunia pendidikan untuk berkontribusi.

“Terlebih tantang kita sekarang itu terkait dengan terkait dengan infrastruktur pendidikan. Masih banyak sekolah di Kota Samarinda masih membutuhkan peningkatan fasilitas dan dukungan anggaran yang tepat waktu akan sangat membantu dalam upaya tersebut,” ungkap Subandi.

Lebih lanjut, Subandi memaparkan bahwa kesenjangan infrastruktur pendidikan antara sekolah-sekolah di Kota Samarinda memperkuat urgensi penyediaan sarana prasarana pendidikan yang berkualitas.

“Pemkot Samarinda harus memberikan perhatian serius terhadap setiap sekolah, baik SD maupun SMP, agar dilengkapi dengan fasilitas yang memadai. Hal ini akan menciptakan suasana belajar yang nyaman bagi guru dan murid,” ujarnya.

Harapannya, adanya peningkatan alokasi anggaran untuk infrastruktur pendidikan dari Pemkot Samarinda. Karena, dengan dukungan anggaran yang tepat waktu akan sangat membantu dalam upaya peningkatan mutu pendidikan di Kota Samarinda.

“Keseriusan dan kerjasama antara DPRD Kota Samarinda dan Pemerintah Kota Samarinda diharapkan dapat mengatasi tantangan tersebut dan mewujudkan visi bersama untuk meningkatkan mutu pendidikan di Kota Samarinda melalui penerapan kurikulum merdeka belajar,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *