Bagikan 👇

Timesnusantara.com – Kalimantan Timur. Komisi IV DPRD Kota Samarinda memperkuat seruan untuk memastikan pembangunan pendidikan yang merata di seluruh kota, khususnya di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar).

Menurut Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar, pemerataan pendidikan di Kota Samarinda tidak boleh hanya berfokus pada infrastruktur saja, tetapi juga harus memperhatikan kualitas tenaga pendidik di wilayah-wilayah terpencil seperti perbatasan Bantuas, Sungai Siring, dan Loakumbar.

“Kami harap agar guru-guru di wilayah 3T juga mendapatkan perhatian dan pembangunan yang sama seperti di wilayah lain. Mereka harus memiliki kompetensi yang memadai untuk memberikan pendidikan berkualitas,” ungkap Deni

Deni juga menyoroti persoalan adanya perbedaan identitas sekolah. Dia menegaskan bahwa pembangunan harus dilakukan secara merata tanpa harus ada identitas sekolah, seperti sekolah unggulan.

“Dengan pembangunan yang merata, kami berharap setiap sekolah di Samarinda mendapatkan porsi dan kualitas pendidikan yang sama, tanpa terkecuali,” ujarnya

DPRD Kota Samarinda terus mengawal proses pembangunan pendidikan agar setiap warga memiliki akses yang sama terhadap pendidikan berkualitas.(ADV/Dita)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *