Bagikan 👇

Timesnusantara.com – Kalimantan Timur. Dalam menghadapi keberadaan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur (Kaltim), Wakil Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Samri Shaputra, menegaskan perlunya peningkatan sektor pariwisata di Kota Samarinda.

Samri menilai bahwa, Samarinda sebagai ibukota provinsi dan daerah penyanggah dari IKN, memiliki tanggung jawab untuk mempersiapkan diri secara optimal dalam menyambut perubahan tersebut.

“Kita harus siap menyambut itu dengan memperlihatkan potensi pariwisata yang ada di Samarinda, karena banyak peluang yang bisa kita lakukan khususnya dalam hal pariwisata,” ungkap Samri.

Menurutnya, sektor pariwisata memiliki potensi besar untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Samarinda, dan hal ini perlu mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kota Samarinda.

Lebih lanjut, Ia menyebut pembangunan pariwisata saat ini masih banyak dilakukan oleh pihak swasta, sehingga diperlukan dorongan serta kerjasama yang lebih erat antara pemerintah dan sektor swasta.

“Wisata yang dibangun dan dikembangkan saat ini masih dilakukan oleh pihak-pihak swasta saja dan sebenarnya tinggal bagaimana dari pemerintah untuk melakukan dorongan dan juga kerjasama terkait pemanfaatan dari potensi pariwisata yang ada,” paparnya.

Sebab itu, Ia menekankan pentingnya kerja sama yang baik antara Pemerintah Kota Samarinda dan pihak swasta dalam pengelolaan pariwisata.

“Dengan begitu, diharapkan kedepannya Kota Samarinda dapat memanfaatkan potensi pariwisata secara maksimal untuk menyambut dan mengelola dampak dari keberadaan IKN di Kaltim, serta memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi seluruh masyarakatnya,” tuntasnya. (Adv/Dita)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *