Bagikan 👇

Timesnusantara.com, KUKAR. Dinas Perkebunan (Disbun) Kutai Kartanegara (Kukar) melanjutkan program bantuan dan peningkatan kapasitas pekebun di Kukar. Program ini mendukung visi misi Bupati dan Wakil Bupati Kukar tahun 2021-2026 yang fokus pada pengembangan pertanian dalam arti luas.

Sekretaris Disbun Kukar, Muhammad Taufik Rahmani, menyatakan bahwa program tahun ini melanjutkan upaya sebelumnya. Program bantuan bibit dan pupuk bertujuan untuk mendukung ekstensifikasi dan intensifikasi perkebunan.

Bibit ini diberikan kepada pekebun yang ingin memperluas areal tanam, sementara pupuk disalurkan kepada pekebun yang sudah memiliki tanaman seperti kelapa sawit, karet, lada, dan kakao. Permohonan dari kelompok tani diakomodir sesuai anggaran yang tersedia, baik dari anggaran murni maupun perubahan.

“Kami juga fokus pada pembangunan fisik seperti peningkatan jalan produksi dan pembangunan embung. Selama masa kepemimpinan 2021-2026, bupati menargetkan pembangunan 20 embung dan 20.000 meter jalan produksi. Pada tahun 2024, akan dibangun 2 embung dan 17,5 kilometer jalan produksi,” ujarnya.

Program peningkatan kapasitas pekebun mencakup peningkatan kelembagaan dan pelatihan. Disbun memberikan bantuan bibit dan sarana produksi (saprodi) serta pelatihan kepada pekebun rakyat. Pengawasan dan pembinaan juga diberikan kepada perkebunan besar swasta untuk memastikan kepatuhan terhadap peraturan.

Selain itu, pada tahun ini Disbun akan membuat demplot tanaman kakao di Long Anai untuk mendukung rumah produksi coklat yang telah dibangun di sana. Ada juga rencana pengadaan alat pengolahan kopi di Muara Kaman untuk mendukung produksi kopi lokal “Kohiman.”

“Harapan kami dengan beberapa program ini, dapat meningkatkan kesejahteraan pekebun dan memajukan sektor perkebunan di Kukar,” tutupnya. (Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *