Bagikan 👇

Timesnusantara.com, KUKAR. Kecamatan Muara Jawa memiliki dua potensi yang signifikan untuk dikembangkan, yaitu pariwisata dan perikanan. Upaya terus dilakukan agar potensi ini dapat berkembang dan memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat setempat.

Camat Muara Jawa, Muhammad Ramli, menyatakan bahwa selain memiliki sumber daya alam (SDA) dan sektor pertanian, Muara Jawa juga memiliki potensi objek wisata, salah satunya pemandian air panas. Ia berencana mengembangkan objek wisata tersebut.

“Untuk sektor pariwisata, kita memang belum banyak. Kita tidak punya objek wisata alam, tetapi ada objek wisata buatan seperti kolam renang dan pemandian air panas, meskipun masih konvensional,” kata Ramli pada Senin (10/6/24).

Ramli mengakui bahwa objek wisata pemandian air panas ini masih dalam tahap penjajakan terkait kunjungan dan kesiapan fasilitas yang ada. “Pengelola tempat wisata ini terus membenahi sebagian sarana prasarana yang ada. Kami yakin mereka mampu mengembangkan tempat wisata tersebut,” tambahnya.

Selain pariwisata, Muara Jawa juga memiliki potensi perikanan yang besar. Kecamatan ini diharapkan menjadi pusat perikanan terbesar di Ibu Kota Nusantara (IKN). Pelabuhannya akan berlokasi di Desa Muara Jawa Tengah, yang saat ini sedang dalam tahap pembangunan dan telah ditetapkan dalam Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) sebagai kawasan industri terbesar di Kukar.

Dengan potensi ini, Muara Jawa diharapkan dapat menjadi salah satu unggulan yang memberikan dampak positif, baik untuk kecamatan maupun IKN. Kecamatan ini diharapkan dapat menjadi mitra IKN dalam memenuhi kebutuhan ikan.

“Harapan kami adalah dengan adanya potensi ini, masyarakat Muara Jawa dapat menjadi lebih makmur,” tutup Ramli. (Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *