Timesnusantara.com – Kalimantan Timur. Kepala Dinas Pariwisata Kalimantan Timur, Ririn Sari Dewi, mengungkapkan, tengah berupaya memperkuat promosi ekowisata guna menarik lebih banyak wisatawan mancanegara.
Menurut Ririn, Kaltim memiliki potensi pariwisata yang luar biasa dengan hampir 600 destinasi yang tersebar di sepuluh kabupaten dan kota di Kalimantan Timur.
“Kami ingin menonjolkan ecotourism yang menggabungkan keindahan alam, budaya lokal, dan wisata buatan,” jelasnya, Kamis (31/10/24).
Menurut data, sebagian besar wisatawan yang datang ke Kaltim berasal dari Eropa, yang tertarik pada keunikan budaya dan pengalaman petualangan, seperti menjelajahi sungai di pedalaman, trekking di hutan, dan pengamatan satwa liar.
“Wisatawan Eropa mencari pengalaman yang otentik dan berbeda, ingin merasakan kehidupan masyarakat lokal, menikmati keindahan alam Kalimantan, dan melihat satwa endemik yang dilindungi secara langsung,” tambah Ririn.
Untuk meningkatkan jumlah kunjungan, Dinas Pariwisata Kaltim telah merancang berbagai strategi. Pemerintah berkomitmen untuk menyediakan dana bagi pengembangan pariwisata dan aktif berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk sektor swasta, pemerintah daerah, lembaga keuangan, dan media.
Menurut Ririn, keberadaan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kaltim adalah momentum penting untuk pengembangan pariwisata. Kaltim juga rutin menggelar berbagai acara berskala nasional dan internasional untuk menarik perhatian wisatawan.
Karena itu, Dinas Pariwisata Kaltim intensif mempromosikan destinasi wisata melalui media daring dan luring, serta platform digital dan media sosial. Mereka juga mengembangkan paket wisata unggulan, termasuk paket wisata sekitar IKN yang kini semakin banyak diminati.
Ririn berharap pariwisata dapat menjadi penopang ekonomi masyarakat Kaltim di masa depan.
“Kami ingin pariwisata menjadi alternatif sumber pendapatan bagi masyarakat, selain sektor migas dan pertambangan,” terangnya.
