Timesnusantara.com – Kalimantan Timur. Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalimantan Timur akan menggelar festival olahraga di seluruh kabupaten dan kota di Kaltim. Acara ini bertujuan untuk meningkatkan minat masyarakat terhadap olahraga, dengan fokus khusus pada olahraga tradisional.
Selain olahraga, festival ini juga akan diisi dengan pentas budaya dan pameran produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk lebih mengenal dan menikmati kekayaan budaya lokal.
Analis Kebijakan Ahli Muda Dispora Kaltim, Sulaiman, mengungkapkan pentingnya melestarikan olahraga tradisional yang sudah mulai terlupakan, terutama di kalangan generasi muda.
Sulaiman mengajak seluruh elemen masyarakat untuk kembali mengenal dan mempraktikkan olahraga tradisional sebagai bagian dari warisan budaya daerah.
“Kami mengajak masyarakat untuk gemar berolahraga, termasuk mengenal kembali olahraga-olahraga tradisional yang merupakan ciri khas daerah. Sayangnya, banyak olahraga tradisional yang sudah dilupakan, terutama oleh generasi muda,” ujar Sulaiman.
Sebagai perwakilan Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI), Sulaiman menambahkan bahwa organisasi tersebut memiliki target besar untuk memajukan olahraga tradisional di kalangan anak muda. Salah satu tujuan jangka panjang adalah menciptakan masyarakat Indonesia yang gemar berolahraga dan memiliki fisik bugar pada tahun 2045.
“Target Kementerian Pemuda dan Olahraga adalah mewujudkan Indonesia yang bugar pada tahun 2045. Salah satu indikator untuk mencapai tujuan ini adalah dengan membangun kebiasaan masyarakat yang gemar berolahraga,” jelasnya.
Festival olahraga yang akan digelar di berbagai daerah ini diharapkan dapat mendorong kesadaran masyarakat untuk lebih aktif berolahraga, sekaligus melestarikan kekayaan budaya tradisional yang ada di Kalimantan Timur.
