Bagikan 👇

Timesnusantara.com – Kalimantan Timur. Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur menegaskan pentingnya pengelolaan sarana dan prasarana olahraga yang tepat guna, guna memastikan fasilitas tersebut tetap berfungsi optimal untuk mendukung kegiatan olahraga masyarakat.

Kepala UPTD Pengelolaan Prasarana Olahraga Dispora Kaltim, Junaidi, mengungkapkan bahwa penggunaan fasilitas olahraga yang tidak sesuai dengan fungsinya dapat menyebabkan kerusakan yang merugikan. Hal ini dapat mengurangi manfaat fasilitas bagi atlet dan masyarakat.

“Salah satu tantangan besar yang dihadapi saat ini adalah pemanfaatan fasilitas olahraga untuk kegiatan non-olahraga,” kata Junaidi.

Ia mencontohkan, fasilitas olahraga seringkali digunakan untuk upacara atau acara besar yang melibatkan banyak orang. Penggunaan seperti ini, kata Junaidi, bisa merusak permukaan lapangan dan membuat fasilitas olahraga tidak lagi sesuai dengan fungsinya.

“Fasilitas olahraga dirancang untuk kegiatan olahraga. Ketika digunakan untuk kegiatan lain, seperti upacara, itu bisa merusak lapangan yang seharusnya digunakan untuk latihan atau pertandingan,” ujarnya.

Untuk itu, ia mengusulkan agar Pemprov Kaltim menyediakan fasilitas terpisah yang khusus digunakan untuk kegiatan non-olahraga, seperti lapangan upacara atau tempat lainnya.

Selain itu, Junaidi juga menyebutkan pentingnya menjaga kualitas lapangan olahraga, seperti lapangan sepak bola. Ia menjelaskan, sepatu yang tidak sesuai atau kotor dapat merusak lapangan.

“Lapangan sepak bola sangat sensitif terhadap kondisi permukaan. Jika sepatu yang digunakan tidak bersih, itu bisa membawa bibit rumput yang merusak lapangan,” tambahnya.

Sebagai langkah preventif, Junaidi menekankan perlunya adanya Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam setiap penggunaan fasilitas olahraga. SOP ini penting agar setiap penggunaan sarana olahraga tetap terjaga dan tidak merusak fasilitas.

“SOP yang jelas akan memastikan bahwa fasilitas olahraga digunakan dengan benar dan tetap terjaga. Semua pihak harus berkomitmen untuk mengikuti aturan yang ada agar fasilitas tersebut tetap berkualitas dan bermanfaat,” tegasnya.

Junaidi berharap, dengan adanya pengelolaan dan pemanfaatan sarana olahraga yang lebih teratur, Kaltim dapat terus berkembang dalam dunia olahraga, serta fasilitas yang ada dapat mendukung kemajuan atlet dan masyarakat.

“Jika kita bersama-sama menjaga fasilitas olahraga, Kaltim akan semakin maju dalam bidang olahraga,” pungkasnya.

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *