Timesnusantara.com – Kukar. Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kukar, Muhammad Taufik, mengajak generasi muda Kukar untuk terjun ke dunia pertanian.
Taufik melihat potensi besar dari sektor pertanian dan percaya bahwa anak muda dapat menjadi ujung tombak dalam mewujudkan ketahanan pangan daerah.
“Kami punya program khusus untuk membina petani milenial dalam program Kukar Idaman,” ujar Taufik, Rabu (6/11/2024).
Menurut dia, salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan memfasilitasi penggunaan alat mesin pertanian modern. “Dengan teknologi ini, pertanian tidak lagi identik dengan pekerjaan yang kotor dan melelahkan,” sambungnya.
Kata Taufik, saat ini Pemkab Kukar telah berhasil menarik minat sekitar 300 anak muda untuk terjun ke dunia pertanian yang fokus pada pertanian modern dan ramah lingkungan.
“Anak muda kita ini tertarik karena melihat peluang usaha yang menjanjikan dan kontribusi yang dapat mereka berikan untuk masyarakat,” ungkap Taufik.
Langkah ini dinilai sangat strategis dalam mengantisipasi isu krisis pangan global yang diperkirakan terjadi pada tahun 2025. “Dengan meningkatkan produktivitas pertanian, kita tidak hanya bisa memenuhi kebutuhan pangan masyarakat Kukar, tetapi juga berkontribusi pada ketahanan pangan nasional,” tegasnya.
Diketahui, beberapa upaya yang telah dilakukan Pemkab Kukar untuk meningkatkan produktivitas pertanian antara lain penyediaan sarana dan prasarana seperti irigasi, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia petani.
Selain itu, pemerintah juga fokus pada perbaikan kualitas benih dan penggunaan pestisida yang ramah lingkungan.
“Hasilnya sudah terlihat, produktivitas padi sawah di Kukar saat ini sudah mencapai 41 persen dengan panen dua kali setahun,” pungkas Taufik. (Adv)
