Bagikan 👇

Timesnusantara.com – Kalimantan Timur. Sektor pariwisata di Kalimantan Timur (Kaltim) diprediksi akan menjadi salah satu pendorong utama pertumbuhan ekonomi daerah, terutama setelah pandemi Covid-19. Hal ini diharapkan dapat memperkuat ekonomi lokal dan mengurangi ketergantungan pada sektor-sektor yang berbasis pada sumber daya alam.

Budi Widihartanto, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Kalimantan Timur, menyatakan bahwa pengembangan pariwisata di Kaltim diharapkan dapat menjadi pilar ekonomi yang lebih solid dan berkelanjutan dibandingkan sektor-sektor lain yang bergantung pada sumber daya alam.

Menurutnya, potensi pariwisata di Benua Etam masih sangat luas dan dapat mengejar ketertinggalan dibandingkan dengan perkembangan pariwisata di provinsi lain yang lebih berkembang, seperti Bali. “Kaltim memiliki ruang yang cukup besar untuk mengembangkan sektor pariwisata dan memperkuat ekonomi daerah ini, yang bisa menjadi lebih stabil dibandingkan sektor-sektor berbasis SDA,” jelasnya.

Kekayaan alam yang melimpah di Kaltim diyakini dapat menciptakan berbagai lapangan kerja, dari pemandu wisata hingga sektor perhotelan, transportasi, kuliner, dan pengrajin lokal, yang pada akhirnya akan membawa efek domino yang positif bagi perekonomian daerah.

Meskipun kontribusi sektor pariwisata terhadap PDRB Kaltim masih di bawah 10%, sektor-sektor terkait seperti perdagangan, akomodasi, makan minum (Akmamin), serta transportasi dan pergudangan (Transgud) menunjukkan perkembangan yang sangat signifikan pasca pandemi.

“Sejak 2022 hingga 2023, sektor perdagangan tumbuh rata-rata 6,82%, sektor transportasi mencapai 10,67%, dan sektor Akmamin 8,36%. Ini menunjukkan pemulihan yang luar biasa dan bahkan telah melampaui kondisi sebelum pandemi,” ungkap Budi.

Budi sangat optimis bahwa pariwisata Kaltim memiliki peluang besar untuk berkembang lebih lanjut, terutama dengan adanya pembangunan infrastruktur dan dampak positif dari relokasi Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

Dia juga menekankan bahwa pengembangan yang tepat, bersama dengan promosi yang efektif, sangat penting agar potensi pariwisata Kaltim dapat dioptimalkan dan benar-benar memberikan kontribusi maksimal bagi perekonomian daerah.

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *