Bagikan 👇

Timesnusantara.com – Kalimantan Timur. Kalimantan, dengan hutan tropis yang lebat, tak hanya memukau dengan kekayaan alamnya, tetapi juga menyimpan keindahan pesisir pantai yang luar biasa. Salah satu tempat yang menyuguhkan panorama memukau di pesisir timur Kalimantan adalah Kampung Biduk-Biduk, yang terletak di Kabupaten Berau.

Kampung Biduk-Biduk berjarak sekitar 3 km dari ibu kota kecamatan, yang dapat ditempuh dalam waktu 10 menit dengan kendaraan darat seperti mobil atau sepeda motor. Sementara itu, jarak menuju ibu kota kabupaten, Tanjung Redeb, adalah sekitar 280 km, yang memerlukan waktu sekitar 7 jam perjalanan darat. Kampung ini terletak di pesisir pantai dan termasuk dalam wilayah kepulauan.

Akses tercepat ke Biduk-Biduk adalah dengan pesawat dari Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman di Balikpapan menuju Bandara Kalimarau di Tanjung Redeb. Meskipun tampak jauh, pemandangan yang disuguhkan kampung ini sangat memanjakan mata. Salah satu daya tarik utama adalah Pantai Biduk-Biduk, dengan pasir putih yang halus dan air laut yang biru jernih.

Pantai Biduk-Biduk terkenal dengan suasana asrinya yang masih jarang dikunjungi orang. Pengunjung yang beruntung akan merasa seolah-olah berada di pantai pribadi. Meskipun sepi, beberapa warung kecil yang ada di sepanjang pantai menyediakan makanan ringan, sehingga pengunjung tak perlu khawatir kelaparan.

Fakta menarik dari warga Biduk-Biduk adalah bahwa meskipun terletak di pesisir pantai, sekitar 70 persen dari mereka bekerja sebagai petani. Pasir putih di pantai ini berasal dari terumbu karang, jadi disarankan untuk memakai sandal agar kaki terlindungi saat berjalan di pesisir.

Dari Pantai Biduk-Biduk, pengunjung bisa menikmati pemandangan laut Sulawesi yang menakjubkan, sambil menikmati semilir angin yang menyegarkan. Jajaran pohon kelapa di sepanjang pantai juga menambah keindahan tempat ini, membuat siapa pun ingin berlama-lama di sana hanya untuk bersantai.

Bagi mereka yang ingin bermalam, penginapan di Biduk-Biduk cukup mudah ditemukan, terutama di jalan Belimbing. Harga penginapan bervariasi, mulai dari 80 ribu rupiah. Cuaca di pantai ini cukup nyaman, dengan terik matahari yang tidak terlalu menyengat di siang hari, dan suhu malam yang tetap sejuk.

Selain menikmati keindahan alam yang menenangkan, pengunjung bisa melakukan berbagai aktivitas, seperti menaiki sampan, bermain air, atau bahkan berkemah di tepi pantai. Listrik di kampung ini hanya tersedia pada malam hari, sehingga sebaiknya pengunjung mengisi daya gadget mereka dari pukul 18.00 malam hingga 06.00 pagi.

Suasana pantai yang masih alami menjadikan Biduk-Biduk tempat yang sempurna untuk berburu foto, terutama bagi para fotografer. Bahkan, tempat ini menjadi lokasi ideal untuk sesi pra-wedding atau post-wedding tanpa kerumunan pengunjung, sehingga momen yang diabadikan akan lebih privat dan tak terlupakan.

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *