Timesnusantara.com – Kalimantan Timur. Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur (Kaltim) semakin fokus dalam memperkuat pembinaan atlet muda, terutama dalam cabang sepak bola putri, setelah tim sepak bola putri Kaltim berhasil lolos ke Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-21.
Hal ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas atlet muda di Kaltim, dengan harapan dapat melahirkan lebih banyak atlet berbakat yang siap bersaing di tingkat nasional bahkan internasional.
Plh Kepala Dispora Kaltim, Sri Wartini, menjelaskan bahwa kesuksesan tim sepak bola putri menjadi pendorong utama untuk lebih mengembangkan program pembinaan yang terarah dan sistematis.
“Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa pembinaan yang tepat dapat menghasilkan prestasi, dan kami bertekad untuk memberikan lebih banyak kesempatan bagi atlet perempuan di Kaltim untuk berkembang,” ujarnya pada Rabu (13/11/2024).
Sri Wartini menambahkan, langkah-langkah konkret untuk meningkatkan pembinaan ini telah disiapkan, termasuk merancang program-program berjenjang yang dimulai dari usia dini.
“Kami akan menyusun rencana pembinaan yang lebih matang dan memastikan bahwa semua cabang olahraga di Kaltim, termasuk sepak bola putri, memiliki sistem yang mendukung perkembangan atlet secara berkelanjutan,” kata Sri Wartini.
Tidak hanya fokus pada sepak bola putri, Dispora Kaltim juga berupaya memperluas cakupan pembinaan ke cabang-cabang olahraga lainnya, dengan tujuan menciptakan generasi atlet yang tidak hanya unggul dalam keterampilan, tetapi juga memiliki mental yang tangguh.
“Pembinaan yang dilakukan sejak usia dini akan memastikan kontinuitas prestasi yang lebih baik di masa depan. Kami ingin atlet muda Kaltim memiliki kesempatan yang sama untuk berprestasi di berbagai cabang olahraga,” tambah Sri Wartini.
Dengan upaya yang terus diperkuat ini, Dispora Kaltim optimis dapat mencetak lebih banyak atlet muda yang tidak hanya siap berlaga di PON, tetapi juga di ajang internasional.
“Kami berharap melalui program pembinaan yang terstruktur dan berkelanjutan, Kaltim dapat melahirkan atlet yang siap bersaing di kancah dunia,” tutup Sri Wartini.
