Bagikan 👇

Timesnusantara.com – Kalimantan Timur. Dalam rangka menciptakan citra pariwisata yang positif dan meningkatkan kepercayaan wisatawan terhadap destinasi wisata di Kalimantan Timur, jaminan keselamatan wisatawan menjadi hal yang sangat penting. Tidak hanya berfungsi melindungi wisatawan dari potensi bahaya, tetapi juga membantu membangun reputasi positif bagi pariwisata di wilayah tersebut.

Biro Kesejahteraan Masyarakat (Kesra) Setdaprov Kalimantan Timur menggelar rapat fasilitasi untuk mempersiapkan kebijakan pemberian jaminan keselamatan wisatawan, bertujuan mewujudkan Kabupaten/Kota sehat di Kalimantan Timur. Dalam rapat yang digelar di Hotel Harris Samarinda pada Senin (11/11/2024), Kepala Biro Kesra, Dasmiah, menyampaikan bahwa Kalimantan Timur memiliki banyak destinasi wisata menakjubkan, namun jaminan keselamatan wisatawan diperlukan untuk mencapai status Kabupaten/Kota sehat.

Dasmiah menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam pelaksanaan kebijakan ini. Ia menyatakan bahwa semua pihak, baik dari pelayanan dasar maupun non-pelayanan dasar, harus bekerja sama, berinovasi, dan menyusun bahan kebijakan untuk memastikan keselamatan wisatawan terjamin di setiap destinasi.

Dalam pertemuan ini, beberapa narasumber turut hadir, termasuk Kepala Dinas Pariwisata Kaltim, Ririn Sari Dewi; Staf Ahli Gubernur Kaltim Bidang SDA, Perekonomian Daerah, dan Kesra, Arief Murdiyatno; serta Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Kaltim, Fit Nawati. Ririn Sari Dewi menekankan bahwa jaminan keselamatan menjadi pertimbangan utama wisatawan dalam memilih destinasi. Oleh karena itu, dengan melibatkan berbagai pihak, pariwisata Kaltim memiliki peluang besar untuk berkembang lebih pesat.

Arief Murdiyatno juga menggarisbawahi pentingnya mengidentifikasi isu-isu strategis agar destinasi wisata sehat dan mandiri dapat terwujud. Hal ini membutuhkan kolaborasi antara pengelola wisata, masyarakat, pemerintah, dan para pemangku kepentingan terkait, untuk menciptakan lingkungan wisata yang aman dan nyaman.

Fit Nawati, dalam penutupan pembahasan, menguraikan berbagai strategi untuk mewujudkan Kabupaten/Kota sehat. Salah satu strateginya adalah mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan berbasis kesehatan dan memasyarakatkan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) sebagai bagian dari upaya mencapai destinasi wisata yang aman dan sehat di Kalimantan Timur.

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *