Timesnusantara.com – Kalimantan Timur. Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur terus memperluas jangkauan olahraga pickleball dengan menargetkan sektor pemerintahan dan instansi. Langkah ini bertujuan untuk mengenalkan pickleball sebagai olahraga yang tidak hanya kompetitif, tetapi juga menyenangkan dan bermanfaat bagi berbagai kalangan usia.
Hasbar Mara, Ketua Cabang Indonesia Pickleball Federation (IPF) Kota Samarinda sekaligus Analis Ahli Muda Pemberdayaan Pemuda Dispora Kaltim, menjelaskan bahwa meskipun olahraga ini sudah cukup dikenal di beberapa daerah di Kaltim, seperti Berau, wilayah lain seperti Kutai Barat dan Mahakam Ulu masih memerlukan perhatian lebih.
“Pickleball sudah mulai dikenal di Berau dan beberapa wilayah lainnya, namun daerah seperti Kutai Barat dan Mahakam Ulu perlu lebih banyak dorongan untuk berkembang,” ungkap Hasbar.
Dia menambahkan bahwa untuk memperluas popularitas pickleball, Dispora Kaltim memilih untuk memulai sosialisasi di kalangan pemerintahan. Menurutnya, dengan dukungan kebijakan dan anggaran dari pemerintah, olahraga ini akan lebih mudah diterima masyarakat.
“Target kami adalah pemerintahan dulu. Kalau anggaran dan kebijakan pemerintah sudah mendukung, masyarakat akan lebih mudah mengikuti. Pickleball itu cocok untuk segala usia, bahkan orang di atas 50 tahun pun bisa bermain,” jelasnya.
Sebagai langkah lanjutan, Hasbar menyarankan agar diselenggarakan turnamen antarorganisasi perangkat daerah (OPD) atau instansi pemerintahan. Menurutnya, turnamen antarpegawai bisa menjadi ajang yang efektif untuk memperkenalkan olahraga ini ke kalangan yang lebih luas.
“Turnamen antarpegawai bisa menjadi langkah awal yang baik untuk mengenalkan pickleball di instansi pemerintah. Dengan begitu, lebih banyak orang akan mengetahui manfaat dan keseruan olahraga ini,” tambahnya.
Dengan strategi ini, Dispora Kaltim berharap dapat memperkenalkan pickleball lebih luas lagi sebagai olahraga yang mudah diakses dan memberikan manfaat kesehatan. Sosialisasi yang dimulai dari kalangan pemerintahan ini diharapkan akan semakin mempercepat pertumbuhan pickleball di Kalimantan Timur.
