Bagikan 👇

Timesnusantara.com – Kalimantan Timur. Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) Kalimantan Timur tengah mempersiapkan langkah strategis untuk mengembangkan ilmu olahraga atau sport science dalam rangka meningkatkan kualitas atlet di daerah tersebut. Zairin Zain, Kepala Pelaksana Sekretariat DBON Kaltim, mengungkapkan bahwa pengembangan sport science akan menjadi fokus utama dalam program olahraga ke depan.

Sport science sendiri mencakup penerapan prinsip-prinsip ilmiah dan teknologi untuk meningkatkan kinerja atlet. Zairin menjelaskan bahwa ini bukan hanya tentang menyusun program latihan, tetapi juga untuk memastikan atlet tetap dalam kondisi prima dan terhindar dari cedera.

“Sport science adalah bidang multidisipliner yang melibatkan empat aspek utama: psikologi olahraga, fisiologi, biomekanika, dan biokimia,” jelas Zairin.

Namun, meskipun sudah memiliki peralatan yang diperlukan, Zairin mengakui bahwa pelaksanaan sport science di Kaltim masih dilakukan secara manual.

“Saat ini, kami sudah memiliki peralatan yang cukup, tapi penggunaan teknologi lebih lanjut masih perlu kami kembangkan,” tambahnya.

DBON Kaltim berencana untuk meningkatkan penggunaan teknologi dalam bidang ini guna mengoptimalkan pemantauan kondisi atlet. Selain pengembangan sport science, DBON Kaltim juga berencana menambah tenaga ahli dalam bidang terapi olahraga. Keberadaan sport massage therapist atau terapis olahraga dianggap sangat penting, terutama untuk memberikan penanganan cepat saat atlet mengalami cedera.

“Karena atlet muda kita sering mengalami cedera, kami berharap dengan adanya terapis olahraga, atlet bisa segera pulih dan kembali berlatih dengan optimal,” ujar Zairin.

Dengan pengembangan ini, Zairin berharap DBON Kaltim dapat menciptakan sistem yang lebih baik dalam mendukung atlet-atlet daerah untuk mencapai prestasi terbaik mereka, serta menjaga agar mereka tetap sehat dan terhindar dari cedera serius.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *