Bagikan 👇

Timesnusantara.com – Kalimantan Timur. Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) berupaya keras untuk memperluas akses bagi generasi muda, terutama yang berada di daerah-daerah terpencil, dalam pencarian dan pengembangan potensi atlet. Melalui berbagai program, Dispora Kaltim berkomitmen untuk menemukan bakat-bakat olahraga yang mungkin terlewatkan karena keterbatasan fasilitas dan akses.

Sulaiman, Analis Kebijakan Muda Dispora Kaltim, menyatakan bahwa pengembangan olahraga tidak boleh terbatas pada daerah yang sudah berkembang, tetapi juga harus merambah kawasan-kawasan yang sulit dijangkau.

“Kami berusaha mencari atlet unggul di seluruh penjuru Kaltim, termasuk daerah 3T—terpencil, terluar, dan terdepan—yang sering kali tidak mendapat perhatian yang cukup,” ujar Sulaiman.

Keberadaan daerah-daerah yang jarang dijangkau menjadi tantangan tersendiri dalam upaya pengembangan atlet, meskipun potensi besar bisa saja ada di sana. Sulaiman menjelaskan bahwa meskipun daerah-daerah tersebut kekurangan fasilitas, pemuda yang memiliki bakat dan potensi olahraga tetap dapat berkembang dengan pembinaan yang tepat dan berkelanjutan.

“Setiap pemuda, di mana pun mereka berada, berhak mendapat kesempatan yang sama untuk berkembang di bidang olahraga. Kami akan memastikan mereka mendapat pelatihan dan kesempatan yang memadai,” tambah Sulaiman.

Untuk mewujudkan tujuan ini, Dispora Kaltim bekerja sama dengan berbagai cabang olahraga (cabor) dan pemerintah kabupaten/kota dalam rangka menciptakan kesempatan bagi anak-anak muda di daerah 3T untuk mengasah keterampilan mereka. Program-program pembinaan langsung ke daerah-daerah terpencil telah dimulai, meskipun fasilitas yang ada masih terbatas.

Sulaiman juga menambahkan bahwa untuk lebih mengoptimalkan potensi atlet dari daerah-daerah tersebut, pihaknya berencana untuk menambah fasilitas dan memfasilitasi pemuda potensial agar bisa mengikuti program pelatihan yang lebih intensif di daerah yang sudah memiliki fasilitas lengkap.

“Jika potensi mereka sudah terlihat, langkah selanjutnya adalah meningkatkan akses mereka ke fasilitas yang lebih baik melalui kerja sama dengan berbagai pihak,” ujarnya.

Meski tantangan geografis menjadi kendala utama dalam pengembangan olahraga, Dispora Kaltim tetap berkomitmen untuk memperjuangkan hak semua pemuda untuk berprestasi di bidang olahraga.

Melalui strategi yang matang dan berkelanjutan, diharapkan program ini dapat menghasilkan atlet-atlet unggul dari seluruh Kaltim, termasuk dari daerah-daerah yang selama ini terpinggirkan,” jelasnya.

Sulaiman menegaskan bahwa langkah-langkah strategis untuk mempercepat pengembangan bakat muda sudah dijalankan. Ke depan, Dispora Kaltim akan terus memperluas jangkauan untuk mendekatkan akses dan kesempatan bagi pemuda yang memiliki potensi di bidang olahraga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *