Bagikan 👇

Timesnusantara.com – Kalimantan Timur. Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur (Kaltim) baru-baru ini menerapkan prosedur lebih ketat dalam pemberian izin penggunaan Gelora Kadrie Oening. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap kebutuhan untuk meningkatkan standar keamanan dan kenyamanan bagi semua pihak yang terlibat dalam acara di fasilitas tersebut.

Junaidi, Kepala UPTD Pengelolaan Prasarana dan Olahraga (PPO) Dispora Kaltim, menjelaskan bahwa kebijakan baru ini mengutamakan aspek keamanan dan kesiapan manajemen risiko dalam setiap acara yang diselenggarakan. Menurutnya, selain mengevaluasi rundown acara, Dispora Kaltim kini memprioritaskan analisis mendalam terhadap potensi risiko yang mungkin muncul selama kegiatan berlangsung.

“Kami tidak hanya melihat rundown acara saja, tetapi juga harus memperhitungkan manajemen risiko secara rinci. Setiap penyelenggara wajib menunjukkan perencanaan keamanan yang jelas dan terstruktur,” ungkap Junaidi.

Kebijakan ketat ini dipicu oleh tragedi Stadion Kanjuruhan di Malang, yang mengakibatkan banyak korban jiwa. Insiden tersebut menjadi titik balik bagi pengelola fasilitas olahraga di seluruh Indonesia, termasuk Kaltim, untuk lebih hati-hati dalam memberikan izin acara dan memastikan setiap kegiatan dikelola dengan sangat hati-hati dari sisi keamanan.

“Mengingat tragedi di Kanjuruhan, kami harus lebih teliti dalam memberikan izin. Kami tidak ingin kejadian serupa terjadi di sini. Kebijakan ini juga merupakan langkah preventif untuk mencegah insiden yang dapat merugikan semua pihak,” jelas Junaidi.

Dengan adanya kebijakan selektif ini, Dispora Kaltim berkomitmen untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat yang hadir dalam setiap acara yang digelar di Gelora Kadrie Oening. Proses perencanaan acara yang lebih matang dan profesional diharapkan akan menjadikan Gelora Kadrie Oening sebagai tempat yang lebih terjamin dalam hal keselamatan, kenyamanan, dan kualitas pelaksanaan kegiatan.

“Keamanan dan manajemen risiko harus menjadi prioritas utama. Kami ingin memastikan setiap acara yang berlangsung di sini tidak hanya sukses, tetapi juga aman bagi pengunjung dan penyelenggara,” tambah Junaidi.

Melalui langkah ini, Dispora Kaltim berharap dapat menciptakan standar baru dalam penyelenggaraan acara olahraga dan hiburan di Kalimantan Timur, di mana keamanan dan kenyamanan pengunjung menjadi prioritas utama. Kebijakan ini juga mencerminkan upaya pemerintah daerah untuk melindungi masyarakat dan menjaga reputasi Gelora Kadrie Oening sebagai tempat yang aman untuk berbagai kegiatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *