Bagikan 👇

Timesnusantara.com – Kalimantan Timur. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur, Agus Hari Kusuma, mengklarifikasi perihal isu mutasi atlet yang belakangan ini mencuat. Menurutnya, sampai saat ini tidak ada laporan terkait mutasi atlet dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kaltim, dan segala urusan teknis terkait hal tersebut sepenuhnya berada di bawah kewenangan KONI.

“Kami tidak menerima laporan mengenai adanya mutasi atlet. Kalau memang ada, hal itu adalah ranah KONI, dan kami tidak terlibat langsung dalam hal teknis seperti itu,” ungkap Agus.

Dispora Kaltim, jelas Agus, berperan lebih pada aspek administratif, terutama dalam penghitungan dan pengalokasian anggaran yang diajukan oleh KONI. Pemerintah daerah hanya mendukung proses persiapan dan peningkatan prestasi atlet dengan menyediakan dana yang diperlukan untuk event besar, seperti Pekan Olahraga Nasional (PON), serta mendukung kegiatan olahraga lainnya.

“Peran kami adalah menghitung dan menyesuaikan anggaran sesuai dengan permintaan dari KONI, terutama untuk mendukung prestasi atlet, baik dalam persiapan maupun pelaksanaan kegiatan olahraga,” lanjut Agus.

Meski isu mutasi atlet sempat mencuat, Agus menegaskan bahwa urusan tersebut sepenuhnya merupakan bagian dari tugas teknis KONI. Dispora Kaltim, menurutnya, hanya berfungsi sebagai pengawas anggaran serta pelapor hasil-hasil yang dicapai oleh KONI dalam prestasi olahraga di daerah ini.

“Segala hal yang berhubungan dengan mutasi atlet itu lebih tahu KONI. Kami di Dispora hanya mendukung dengan anggaran dan memastikan bahwa alokasi dana tersebut tepat guna,” tambah Agus.

Lebih lanjut, Dispora Kaltim berharap agar KONI dapat terus memberikan laporan yang jelas dan transparan mengenai kebutuhan serta pencapaian atlet. Hal ini, menurut Agus, penting agar pengelolaan anggaran bisa berjalan dengan efisien dan efektif demi keberlanjutan pembinaan atlet di Kalimantan Timur.

“Penting bagi kami untuk mendapatkan laporan yang akurat dan transparan dari KONI agar kami dapat memastikan dukungan yang kami berikan tepat sasaran dan dapat meningkatkan kualitas pembinaan atlet lokal di Kaltim,” tutup Agus.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *