Timesnusantara.com – Kalimantan Timur. Anggota DPRD Kalimantan Timur, La Ode Nasir, mengungkapkan berbagai masalah krusial yang dihadapi warga Balikpapan, yang meliputi kesulitan dalam akses air bersih, ketidakstabilan pasokan listrik, kemacetan lalu lintas yang semakin parah, serta kekurangan fasilitas pendidikan dan kesehatan. Menurutnya, kondisi ini menjadi keluhan utama yang harus segera ditangani untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Dalam reses yang baru-baru ini dilaksanakan, La Ode mengungkapkan banyak keluhan warga mengenai masalah pasokan air dan listrik yang tak memadai, yang mengganggu kegiatan sehari-hari mereka.
“Masyarakat mengeluhkan pasokan air dan listrik yang kurang stabil, yang jelas menyulitkan kehidupan mereka,” ujarnya.
Kemacetan lalu lintas di Balikpapan, terutama menjelang pemindahan Ibu Kota Negara (IKN), juga semakin mengkhawatirkan. Beberapa titik utama di kota ini terpantau padat dan sering kali menyebabkan gangguan transportasi. La Ode mengungkapkan, masalah ini harus segera ditangani, dan ia berjanji akan terus menampung aspirasi masyarakat untuk dibahas dalam rapat DPRD.
Tak hanya itu, La Ode juga menyoroti masalah fasilitas kesehatan dan pendidikan yang masih kurang memadai. Meski Balikpapan adalah kota penting di Kalimantan Timur, ia menyatakan bahwa sektor kesehatan dan pendidikan masih membutuhkan perhatian lebih.
“Balikpapan sangat membutuhkan lebih banyak rumah sakit untuk melayani masyarakat, dan kami akan bekerja sama dengan DPRD setempat agar hal ini bisa segera diatasi,” jelasnya.
Selain sektor kesehatan, La Ode juga mengungkapkan rencana pembangunan infrastruktur pendidikan. Dalam waktu dekat, ia menjelaskan, akan ada pembangunan 20 unit sekolah menengah pertama (SMP) dan sekolah menengah atas (SMA/SMK) yang tersebar di berbagai wilayah di Balikpapan, termasuk di Balikpapan Barat, Tengah, Selatan, dan Utara.
“Kami merencanakan pembangunan 20 unit sekolah untuk memastikan anak-anak di Balikpapan mendapatkan pendidikan yang lebih baik dan merata,” tambahnya.
Melalui langkah-langkah ini, La Ode berharap dapat mendorong perubahan signifikan di Balikpapan, dengan perbaikan infrastruktur yang akan meningkatkan kenyamanan hidup warga serta membuka peluang kemajuan lebih luas bagi kota ini.
