Timesnusantara.com – Kukar. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Sunggono, yang juga menjabat sebagai Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kukar, memberikan apresiasi yang tinggi kepada para khafilah Kukar atas prestasi gemilang yang telah diraih dalam beberapa tahun terakhir.
Hal ini disampaikannya saat memimpin kegiatan Ngapeh Hambat dalam rangka evaluasi dan optimalisasi serapan anggaran tahun 2024 dan expo persiapan MTQ tingkat Kabupaten Kukar ke-45 di Kecamatan Samboja Barat, di Pendopo Wakil Bupati Kukar Senin (25/11/2024).
Sunggono mengungkapkan bahwa Kukar telah berhasil enam kali berturut-turut menjadi juara umum MTQ tingkat provinsi dan memberikan kontribusi besar bagi Kaltim sebagai juara umum MTQ Nasional.
Namun, di balik prestasi tersebut, Sunggono juga menyoroti tantangan yang dihadapi oleh Kukar, yaitu sulitnya mempertahankan para juara lama untuk terus berpartisipasi dalam MTQ.
Kata Sunggono, banyak qori dan qoriah yang sudah meraih prestasi di tingkat provinsi enggan mengikuti MTQ di tingkat kabupaten lagi.
“Ini tantangan yang cukup berat. Kita harus terus mencari dan membina lagi talenta-talenta baru dari bawah,” ujar Sunggono.
Untuk mengatasi tantangan tersebut, Sunggono menekankan pentingnya program Gerakan Etam Mengaji (Gema) dengan pembinaan para hafiz dan qori.
Menurutnya, para hafiz dan qori yang telah berhasil dalam MTQ dapat menjadi guru mengaji di tingkat kecamatan dan berperan dalam membina para mualaf.
“Kita harus mulai membina sejak dini lagi, dari tingkat SD hingga SMA. Untuk melahirkan regenerasi yang kuat agat terus mengharumkan nama Kukar di setiap MTQ,” tutup Sunggono. (Adv)
